Home » Terkini » 4 Bulan Ditutup, Portal Anti Teroris Jalan Menuju Polres Probolinggo Kota Dibuka
4 Bulan Ditutup, Portal Anti Teroris Jalan Menuju Polres Probolinggo Kota Dibuka (Foto: Risty)

4 Bulan Ditutup, Portal Anti Teroris Jalan Menuju Polres Probolinggo Kota Dibuka

QARAO.com, Probolinggo – Sempat diblokade selama 4 bulan terakhir, Jalan Dr Saleh yang melintasi komplek Markas Kepolisian Resort Kota Probolinggo, Jawa Timur, akhirnya dibuka oleh satu regu petugas Sabhara, Kamis (16/08/2018).

Sebelumnya, langkah blokade atau penutupan jalan diambil setelah maraknya ancaman teror, terhadap instansi Polri baik berupa pengeboman, maupun aksi penyerangan yang terjadi di sejumlah daerah. 

Atas hal itu, Polri lantas mengistruksikan seluruh jajarannya, agar melakukan penangkapan dan pemberantasan para pelaku terorisme, tak terkecuali di Kota Probolinggo.

Di Probolinggo sendiri, sejumlah orang terindikasi hendak melakukan teror, ada sekitar 12 orang yang diamankan. Dari pemeriksaan petugas, seluruhnya ada keterkaitan dengan pelaku teror, ledakan bom yang terjadi di Surabaya dan Sidoarjo lalu.

Baca  Eggi Sudjana: Ijtima Ulama Jilid II Akan Digelar Jumat Pekan Depan

Tak berhenti disitu, terbaru Tim Densus 88 anti teror kembali mengamankan 3 pelaku teror asal Probolinggo. Akan tetapi, seluruhnya berhasil ditangkap Tim Densus di luar Kota.

Mereka diantaranya Eko, teroris yang ditangkap Densus di wilayah Banyuwangi; Bambang ditangkap di Pasar Senin Jakarta, dan Ridwan ditangkap di Jember Jawa Timur.

Ditemui di kantornya, Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal menyebut, atas sejumlah penangkapan para teroris itu, kini total sudah ada 15 orang yang berasal dari Probolinggo. 

Oleh karenanya, ia akhirnya memerintahkan anggotanya agar membuka kembali akses Jalan Dr Saleh, karena dirasa sudah aman dan kondisi Kota Probolinggo sudah kondusif.

Baca  Kreativitas dan Kualitas Guru Difasilitasi Oleh Pemkab

“Untuk para teroris yang tertangkap di luar, maupun kota Probolinggo saat ini sudah ditetapkan tersangka, dan telah ditangani Mabes Polri,” kata Alfian.

“Sementara untuk kondusifitas keamanan Kota Probolinggo, saya pastikan sudah aman. Baik anggota maupun warga, bisa beraktifitas seperti biasanya,” tandasnya. (Risty)

Senin, 16 Desember 2019