Home » Terkini » Abu Vulkanik Mengarah Ke Timur Dan Tenggara Hujani 9 Desa di Kecamatan Sumber
Abu Vulkanik Mengarah Ke Timur Dan Tenggara Hujani 9 Desa di Kecamatan Sumber (Foto: Risty)

Abu Vulkanik Mengarah Ke Timur Dan Tenggara Hujani 9 Desa di Kecamatan Sumber

QARAO.com, Probolinggo – Sejak tiga hari terakhir semburan abu vulkanik Gunung Bromo, terpapar hingga wilayah Kecamatan Sumber, Kabupaten Probolinggo.

Dihubungi via selulernya, Camat Sumber, Saniwar mengatakan, paparan abu vulkanik Gunung Bromo mengguyur 9 desa yang ada di wilayah Kecamatan Sumber.

5 desa diantaranya, terpapar abu vulkanik cukup tebal dan 4 desa masih dalam intensitastipis.

Abu Vulkanik Mengarah Ke Timur Dan Tenggara Hujani 9 Desa di Kecamatan Sumber (Foto: Risty)

Disebutkan Saniwar 5 desa terdampak paparan abu vulkanik Gunung Bromo cukup tebal meliputi, Desa Wonokerso, Sumberanom, Ledokombo, Pandan Sari dan Tukul.

Meski terpapar abu vulkanik Gunung Bromo, namun aktifitas warga sekitar dikatakan Saniwar masih berjalan normal. Para petani tetap pergi ke ladang, dan para siswa tetap berangkat ke sekolah.

Baca  2 Pencandu Miras Pencuri Kabel Milik PT Kertas Leces, Berhasil Ditangkap Timsus Reskrim Polres Probolinggo Bersama Anggota Polsek Leces

“Aktifitas warga sampai kini masih normal, mereka beraktifitas sesuai kesibukannya masing-masing pak,”kata Saniwar via, Jum’at (22/03/19).

Abu Vulkanik Mengarah Ke Timur Dan Tenggara Hujani 9 Desa di Kecamatan Sumber (Foto: Risty)

Lanjutnya, untuk antisipasi bahaya dari paparan abu vulkanik Gunung Bromo, pihaknya bersama BPBD Kabupaten Probolinggo.

Saniwar mengaku telah membagikan masker kepada para warganya. Ada sekitar 12 ribu masker yang dibagikan, guna menjaga kesehatan warga dari bahaya abu vulkanik.

Abu Vulkanik Mengarah Ke Timur Dan Tenggara Hujani 9 Desa di Kecamatan Sumber (Foto: Risty)

“Untuk menjaga kesehatan warga, kecamatan bersama BPBD sudah membagikan masker ke warga kemarin,”jelasnya.

Ditanya adakah dampak paparan abu vulkanik Gunung Bromo, terhadap lahan pertanian setempat. Saniwar menyebut belum ada laporan petani, atas kerusakan lahan pertanian akibat abu Bromo.

Sementara data terkini, PVMBG per 22 Maret 2019 pukul 06. 00 WIB. Tinggi asap dari kawah Gunung Bromo berada angka 300-900 meter.

Baca  Mahasiswa Jurusan Hukum Berikan Pemahaman ke Para Pelanggar Saat Operasi Zebra Semeru 2018 Digelar Satlantas Polres Probolinggo

Asap kawah bertekanan lemah, sedang hingga kuat teramati berwarna kelabu, dan hitam dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal.

Sempat terjadi 3 kali letusan, dengan amplitudo 25 – 27 mm, durasi 20 – 25 detik. Untuk status sendiri, Gunung Bromo masih dinyatakan waspada level II, dimana masyarakat aman di luar radius satu kilometer dari bibir kawah.

. (Risty)

Rabu, 22 Januari 2020