Home » Terkini » Aliansi Masyarakat Desa Danger Masbagik, Demo Kepala Desa.
Aliansi Masyarakat Desa Danger Masbagik, Demo Kepala Desa. (Foto: Kautsar)

Aliansi Masyarakat Desa Danger Masbagik, Demo Kepala Desa.

QARAO.com, LOMBOK TIMUR — Ratusan warga Desa Danger, Kecamatan Masbagik yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Desa Danger (AMDD), melakukan aksi ke kantor Desa Danger. Dengan meminta pertanggungjawaban Kades atas hasil seleksi atau rekrutmen perangkat desa yang diindikasi ada kecurangan didalamnya. Senin, (10/2).

Masa aksi yang kecewa dan menganggap kalau Kades Danger Kaspul bersembunyi untuk menyelamatkan diri dari tuntutan masa aksi, pasalnya sang Kades tidak ada di tempat.

Guna mengantisipasi kemungkinan hal yang tidak diinginkan terjadi dalam aksi tersebut. Aparat kepolisian Polres Lotim maupun Brimob Polda NTB melakukan pengawalan ketat pada saat aksi berlangsung.

Dengan membawa berbagai pamlet maupun tulisan para pendemo menyuarakan tuntutan mereka agar dilakukannya seleksi ulang rekrutmen perangkat desa yang sebelumnya telah dilakukan.

Baca Juga  Trauma Transportasi Laut, 21 Korban KLM Wahyu Ilahi 02 Akan Dipulangkan Mengunakan Transportasi Udara

” Kami minta kepala Desa yang menemui kami jangan bersembunyi dibalik kesalahan yang dilakukan,” teriak massa aksi.

Selain itu massa aksi juga menolak hasil rekrutment perangkat desa yang ada di Dusun Jontlak dan Dusun Presak yang dianggap ada indikasi kecurangan di dalamnya.


Begitu juga hasil rekrutment tersebut perangkat desa dilakukan ulang dengan seleksi yang transparan dan masyarakat siap membiaya seleksi tersebut.

” Kalau apa yang menjadi tuntutan kami tidak diindahkan maka kami akan menduduki kantor Desa dan menuntut Kades untuk mundur dari jabatannya,” tegas Koordinator aksi,Gita Wijaya dalam orasinya.

Aliansi Masyarakat Desa Danger Masbagik, Demo Kepala Desa. (Foto: Kautsar)

Setelah puas menyampaikan orasi perwakilan massa aksi diterima Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Lotim, HM. Juani Taopik bersama Camat Masbagik, H. Muhidin dan unsur forkopincam Masbagik.

Baca Juga  14.450 Kunjungan Wisatawan Ke Gunung Bromo Bulan Desember

Dalam penjelasannya Kadis PMD Lotim menegaskan pihaknya akan turun melakukan investigasi terhadap masalah ini. Sedangkan Camat diminta untuk menunda mengeluarkan rekomendasi terhadap hasil rekrutmen perangkat desa yang diduga bermasalah atau kecurangan tersebut.

” Kami akan turun tim untuk investigasi dan memunda dikeluarkan rekomendasi dari Camat sampai persoalan ini selesai,” tegasnya.

Oleh karena itu, tambah Juani, masyarakat diminta untuk bersabar dahulu dengan tetap menjaga kondusitifitas. Dengan memberikan tim kami bekerja dengan membutuhkan waktu sekitar tiga minggu dengan melibatkan tokoh masyarakat.

” Mari kita sama-sama menjaga agar kondisi desa ini tetap kondusif, sambil menunggu hasil tim kami kerja,” pintarnya.

Baca Juga  Wardoyo, Mantan Kuli yang Jadi Sopir Teladan di Karawang

Setelah mendengarkan penjelasan kemudian perwakilan massa aksi memberitahukan massa aksi mengenai hasil pertemuan terkait dengan masalah yang terjadi di Desa Danger mengenai rekrutmen perangkat desa yang dianggap ada kecurangan didalamnya.

” Kita tunggu tim bekerja, kalau nantinya hasilnya tidak sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat kita akan turun lagi dengan massa yang lebih banyak,” kata Gita Wijaya.

Kemudian massa membubarkan diri setelah mendengarkan penjelasan kordinator aksi. Dengan berjanji akan melakukan aksi lagi kalau tuntutan tidak direspon.

. (Kautsar)

TerkiniLeft Menu Icon