Home » Terkini » Anak Dibawa Kabur Tetangga Berhasil Ditemukan, Pelaku Ditemukan Tewas
Anak Dibawa Kabur Tetangga Berhasil Ditemukan, Pelaku Ditemukan Tewas (Foto: yunirusmini fb)
Anak Dibawa Kabur Tetangga Berhasil Ditemukan, Pelaku Ditemukan Tewas (Foto: yunirusmini fb)

Anak Dibawa Kabur Tetangga Berhasil Ditemukan, Pelaku Ditemukan Tewas

QARAO.com, Brebes – Seorang wanita bernama Santi Apriliyanti, 19 tahun, tewas di kolam renang Guci Ashafana, Bojong, Kabupaten Tegal, Rabu (24/4/19). Wanita asal Desa Kedungbokor, Kecamatan Larangan, Brebes itu diduga tewas saat berenang di kolam tersebut.

Anak Dibawa Kabur Tetangga Berhasil Ditemukan, Pelaku Ditemukan Tewas (Foto: yunirusmini fb)
Anak Dibawa Kabur Tetangga Berhasil Ditemukan, Pelaku Ditemukan Tewas (Foto: yunirusmini fb)

Kapolsek Bojong AKP Rudi Wihartana mengungkapkan, korban sebelumnya datang ke kolam renang tersebut sekitar pukul 15.30 WIB bersama keponakannya, bernama Azam, 4 tahun. Dia lalu bermain dan berenang di kolam yang ukurannya tidak terlalu besar dan tak dalam.

Entah apa yang terjadi, setengah jam kemudian sekitar pukul 16.00 WIB, korban tiba-tiba ditemukan mengapung. Sejumlah pengunjung lalu berusaha menolongnya dan membawa ke Puskesmas Bumijawa.

Baca  Tak Lama Lagi Indonesia Memiliki Sirkuit Balap Terindah di Dunia, Sirkuit Mandalika di Lombok

“Setelah mendapatkan penanganan medis, dokter jaga Puskesmas Bumijawa menyatakan bahwa korban sudah meninggal dunia,” kata Rudi mewakili Kapolres Tegal.

Menurut Rudi, dari keterangan keluarga, korban mempunyai riwayat penyakit epilepsi. Selain itu, kata dia, korban juga mengalami gangguan kejiwaan. 

“Jadi saat membawa anak tersebut (Azam) ke Guci, korban tanpa seizin orang tuanya. Orang tua Azam saat itu juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Larangan,” kata dia.

Hingga berita ini ditulis, korban sudah dibawa ke RSUD Soesilo, Slawi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sementara anak yang dibawa korban diserahkan ke orangtuanya.

Baca  VIDEO: Mobil Tabrak Taman Tekno Bundaran BSD Serpong

Sementara itu, Kepala UPTD Objek Wisata Guci, Abdul Haris, mengaku sudah mendapatkan laporan kejadian tersebut. Namun, dia menyatakan kolam renang Ashafana tidak dikelola oleh pemerintah kabupaten.

“Itu milik perhutani tapi disewa oleh pihak ketiga,” katanya. (yunirusmini fb)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TerkiniLeft Menu Icon