Anak Dibawah Umur Percobaan Pencurian Ditangkap Warga, Pelaku Sempat Dimassa. (Foto: Risty)
Anak Dibawah Umur Percobaan Pencurian Ditangkap Warga, Pelaku Sempat Dimassa. (Foto: Risty)

Anak Dibawah Umur Percobaan Pencurian Ditangkap Warga, Pelaku Sempat Dimassa

QARAO.com, Probolinggo – Remaja berusia 15 tahun di Kota Probolinggo, akhirnya diamankan warga ke Mapolsek Mayangan, setelah kedapatan masuk ke rumah warga berlokasi di sekitar Pelabuhan Tanjung Tembaga.

Pelaku adalah I-R remaja asal Tisnonegaran, yang masih duduk dibangku sekolah menengah pertama swasta, yang di Kota Probolinggo.

Pemilik rumah Arsam mengatakan, saat kepergok berada di dalamnya pelaku berpura-pura sedang menjalankan sholat. Namun lucunya, saat sholat pelaku bukannya menghadap barat tapi ke arah selatan.

Mengetahui masih di bawah umur, menurut Arsam pelaku kemudian dibawa ke Mapolsek Mayangan oleh warga. “Karena tak ada kerugian yang saya alami, warga memilih untuk menyerahkannya ke polisi,”terang Arsam, Rabu (21/8/2019).

Baca  VIDEO: Kasrem 162/WB Pimpin Upacara Penerimaan Jenazah Almarhum Praka Anumerta Sirwandi M. Zahidillah

Sementara setiba di Mapolsek Mayangan, kepada penyidik pelaku masuk rumah warga tanpa disadar, karena tengah dipengaruhi minuman keras. Tangis kekesalan pecah, setelah orang tua pelaku didatangkan.

Anak Dibawah Umur Percobaan Pencurian Ditangkap Warga, Pelaku Sempat Dimassa. (Foto: Risty)
Anak Dibawah Umur Percobaan Pencurian Ditangkap Warga, Pelaku Sempat Dimassa. (Foto: Risty)

Dengan berlinang air mata, pelaku langsung meminta maaf kepada ibunya. Tak hanya itu, kasus yang dialami pelaku akhirnya berakhir damai, setelah kedua belah pihak saling memaafkan.

Kapolsek Mayangan, Kompol Ahmad Firman mengatakan, dipilihnya jalan damai antara pemilik rumah dan keluarga pelaku, setelah keduanya sepakat untuk berdamai. Namun demikian, Kapolsek menyebut pelaku tetap harus waji lapor ke Polsek, seminggu dua kali selama 3 bulan.

Baca  Sejak Dibuka Posko Pengaduan Warga Kota Probolinggo Berada di Wamena, Ratusan Warga Melapor

“Ada dugaan upaya pencurian oleh pelaku, namun karena masih dibawah umur dan kedua belah pihak sepakat berdamai, jadi sanksinya hanya wajib lapor bagi pelaku,”kata Kompol Firman.

Sekedar informasi, kasus yang dialami I-R ini bisa menjadi pelajaran bagi para orang tua untuk selalu mengawasi anaknya. Baik pengawasan tingkah laku, hingga pergaulan anak-anak sebayanya.

[risty]

— via qarao-post

Selanjutnya

Serangan Ulat Jengkal, Babinsa Desa Randuputih Peduli Situasi Terhadap Wilayahnya Langsung Ikut Memantau Bersama Dinas Pertanian. (Foto: Risty)

Serangan Ulat Jengkal, Babinsa Desa Randuputih Peduli Situasi Terhadap Wilayahnya Langsung Ikut Memantau Bersama Dinas Pertanian

QARAO.com, Probolinggo – Seiring dengan belum datangnya musim hujan hingga pergantian tahun 2020 ini, membuat …

31806711 A337 446A AAE3 A9D28D423335

VIDEO: Memberikan Rasa Aman Malam Tahun Baru, Polres Manggarai NTT Gelar Patroli Skala Besar

Baca  Wamen ESDM Resmikan Pos PVMBG Baru Gunung Bromo

Minggu, 23 Februari 2020