Home » Inform » Bea Cukai KPPBC Tipe Madya Bersama Kominfo Pemkab Probolinggo Gelar Sosialisasi Peraturan UUD Bidang Cukai Dan Gempur Rokok Ilegal
Bea Cukai KPPBC Tipe Madya Bersama Kominfo Pemkab Probolinggo Gelar Sosialisasi Peraturan UUD Bidang Cukai Dan Gempur Rokok Ilegal. (Foto: Risty)
Bea Cukai KPPBC Tipe Madya Bersama Kominfo Pemkab Probolinggo Gelar Sosialisasi Peraturan UUD Bidang Cukai Dan Gempur Rokok Ilegal. (Foto: Risty)

Bea Cukai KPPBC Tipe Madya Bersama Kominfo Pemkab Probolinggo Gelar Sosialisasi Peraturan UUD Bidang Cukai Dan Gempur Rokok Ilegal

QARAO.com, Probolinggo – Maraknya peredaran rokok ilegal di wilayah Jawa Timur bagian timur, atau biasa di sebut wilayah Tapal Kuda, Bea Cukai KPPBC Tipe Madya Probolinggo, gelar ‘Sosialisasi Ketentuan Perundang-Undangan di Bidang Cukai Kabupaten Probolinggo, Jumat (8/11/2019).

Serta Bea Cukai gandeng Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kabupaten Probolinggo dan Media Pers untuk bergerak bersama ‘Gempur Rokok Ilegal’, tak hanya itu media juga ikut memberitakan ke masyarakat jika menemukan produsen rokok ilegal, untuk melaporkan ke Kantor Bea Cukai Probolinggo di Jalan Pelabuhan Tanjung Tembaga Timur nomer 03 (Pelabuhan Lama) Mayangan, atau hubungi nomor 1500225.

Kegiatan sosialisasi ini, banyaknya penindakan rokok ilegal yang dilakukan di wilayah Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo dan Lumajang. Pasalnya di tahun 2018, total penindakan rokok ilegal 12 persen, turun menjadi 4,3 persen, target kedepan kita tekan bisa mencapai 3 persen.

Ini yang akan anda terima jika melanggar ketentuan Pidana di Bidang Cukai, seperti Pasal 54 dengan pidana penjara 1 sampai dengan 5 tahun, Pasal 55 juga akan kena pidana 1 sampai dengan 8 tahun penjara, Pasal 56 dengan ancaman pidana 1 sampai dengan 5 tahun kurungan penjara, dan Pasal 58 akan dikenakan pidana penjara maksimal 5 tahun penjara.

Baca  VIDEO: BNN Sumsel Musnahkan 43 Kg Sabu dan 27 Ribu Butir Ekstasi

Pasalnya dengan hasil pita cukai, akan meningkatkan pendapatan dan pemasukan negara, dan dana hasil pajak cukai ini, akan di kembalikan ke daerah masing-masing, untuk pembangunan serta 50 persen kemajuan jaminan kesehatan nasional untuk masyarakat di Indonesia. Target nasional penerimaan negara di sektor Bea & Cukai 208, 8 Trilyun, dan untuk target penerimaan negara Kantor Bea Cukai Probolinggo sebesar Rp 872. 318. 135. 000, pencapaian pada tahun 2108 mendapatkan Rp 573. 000. 000.

Dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) terbesar di Indonesia adalah Provinsi Jawa Timur merupakan penerimaan DBHCHTB mencapai Rp 1. 512. 096. 546. 000.

Baca  Koramil 0820/07 Wonomerto Mendulang Rupiah Dari Sampah Plastik Bekas

Fungsi Peta Cukai yang dilekatkan ke BKC berfungsi sebagai, bukti pelunasan cukai dan alat pengawasan peredarannya. Seperti peredaran rokok ilegal, minuman keras, Vape dan HPTL (Hasil Produksi Tembakau Lainnya).

Bambang Sutejo, Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Bea Cukai Kabupaten Probolinggo, Kota Probolinggo dan Lumajang, berharap untuk mensosialisasikan arti pita cukai yang benar dan memberikan berita arti pita cukai dan peruntukan serta sanksi yang akan diterima jika menyalahgunakan dan aturan pita cukai palsu, maupun pita cukai bekas.

“Kami pihak Bea Cukai, akan terus gencar, gempur rokok ilegal, Miras oplosan, Vape tanpa dilengkapi pita cukai resmi, karena perbuatan ilegal tersebut, perlu diawasi estra ketat dan merugikan pendapatan negara, akan kami tindak sesuai prosedur hukum yang berlaku di Negara Republik Indonesia” tegas Bambang saat memberikan sosialisasi.

Baca  Penolakan Warga Desa Atas Aliran Syiah, Polisi Akan Temukan Kedua Belah Pihak

Yulius Christian, Kabag Kominfo Kabupaten Probolinggo, berharap para jurnalis, untuk memberi kabar dan mengajak masyarakat untuk tidak beli rokok tidak bercukai atau rokok ilegal, agar bisa membantu dan meningkatkan pendapatan negara.

“Kami berharap di Kabupaten Probolinggo, karena termasuk penghasil tembakau juga, untuk mengajak masyarakat atau warga di pedesaan, untuk tidak memperoduksi rokok ilegal, maupun membeli rokok ilegal, karena itu merupakan tindakan melanggar hukum, dan merugikan pendapatan negara” ujar Yulius Christian saat ditemui.

Tujuan kegiatan sosialisasi, peserta dapat memahami tentang barang kena cukai legal dan ilegal khususnya hasil tembakau, peserta dapat ikut berpartisipasi dalam mengamankan penerimaan negara sektor cukai, Diharapkan timbul kepedulian dan keberanian masyarakat untuk berpartisipasi dalam menekan peredaran rokok ilegal.

Jangan lupa jika masyarakat mengetahui pelanggaran tentang pelanggaran pita cukai dan produsen rokok ilegal hubungi nomer (1500225).
[risty] — via qarao-post

Selasa, 12 November 2019