Home » Populer » Berani Makan Balut, Telur Embrio Bebek Khas Filipina?

Berani Makan Balut, Telur Embrio Bebek Khas Filipina?

Berani Makan Balut, Telur Embrio Bebek Khas Filipina?

QARAO.com, Filipina – Balut adalah telur rebus yang berisi embrio ayam atau pun bebek, tapi kebanyakan Balut menggunakan telur bebek karena dianggap lebih gurih. 

Kuliner ekstrem khas Filipina ini biasanya dijajakan di pinggir jalan dengan harganya 2 peso atau sekitar Rp 6 ribu.

Balut tercipta dari proses pengeraman telur bebek dalam waktu yang cukup lama, yaitu sekitar 14-21 hari hingga muncul embrio di dalamnya.

Selanjutnya, telur bebek akan direbus hingga matang dan bisa disantap langsung dari cangkangnya.

Telur embrio bebek, kuliner khas Filipina bernama Balut. (Foto: flickr.com)
Telur embrio bebek, kuliner khas Filipina bernama Balut. (Foto: flickr.com)

Semakin lama masa pengeraman, maka embrio yang akan terbentuk pun semakin jelas. Jika masa pengeraman kurang dari 14 hari, maka Balut yang dihasilkan pun masih berbentuk telur, tapi dengan tekstur yang lebih padat.


Tapi jika masa pengeraman di atas 18 hari, biasanya sudah berbentuk bayi bebek di dalamnya, sebagaian bahkan sudah tumbuh bulu.

Baca Juga  VIDEO: Serunya Road Race Mini GP, Pembalap Cewek dan Usia 7 Tahun Tak Mau Ketinggalan

Mungkin sebagian wisatawan yang berkunjung ke Filipina enggan untuk mencoba kuliner ekstrem ini, karena jijik atau pun alasan lainnya.

Tapi memakan Balut kini sudah dianggap sebagai tradisi dari kebudayaan di Filipina. Bahkan ada yang beranggapan, bahwa meski dari segi penampilan terlihat menjijikkan, tapi rasanya melebihi ekspektasi. 

Tak heran jika penggemar kuliner telur bebek embrio ini mendeskripsikan rasa makanan ini seperti sup ayam yang gurih.

Walaupun di Filipina memakan Balut sudah jadi salah satu tradisi dan menjadi kuliner khas yang layak untuk diburu, namun banyak kontroversi berdatangan dari aspek keagamaan, kemanusiaan, dan kesejahteraan hewan. 

Sebagian menganggap pembuatan Balut termasuk tindakan sadis yang harus dihentikan karena membunuh hewan bahkan sebelum mereka punya kesempatan lahir di dunia.

Baca Juga  Kapal Selam Kayuh, Ini Aneh Tapi Nyata
Telur embrio bebek, kuliner khas Filipina bernama Balut. (Foto: foodevolution.com)
Telur embrio bebek, kuliner khas Filipina bernama Balut. (Foto: foodevolution.com)

Namun banyak pula yang menyangkal tuduhan tersebut. Mereka beralasan bahwa memakan telur embrio bebek sama saja seperti memotong bebek dewasa untuk dimakan.

Terlepas dari kontroversinya, kuliner telur embrio bebek ini dianggap punya manfaat bagi kesehatan, salah satunya karena  kandungan proteinnya yang tinggi. Bahkan banyak yang mengatakan makanan ini baik untuk meningkatkan stamina dan kesuburan pria.

Jika anda penasaran dan tertarik untuk mencoba merasakan sensasi yang ditawarkan oleh kuliner ekstrem ini, maka terlebih dulu harus tahu bagaimana cara ideal memakan Balut.

Cara yang harus anda lakukan adalah retakkan ujung bulat telur dengan sendok. Kemudian kupas ujung cangkang lalu hisap kuah yang ada dalam telur. 

Langkah seelanjutnya, kupas sisa cangkang telur dan makan bagian kuning telur terlebih dahulu sebelum makan embrio bebeknya.

Baca Juga  Tradisi Setrika Payudara Menggunakan Batu Panas

Bagaimana, sangat nikmat bukan? Selamat menikmati!

 

– Viendra –

PopulerLeft Menu Icon