Home » Jurnal » Cicak, Binatang Imut Yang Berbahaya
Cicak, Binatang Imut Yang Berbahaya
Cicak, Binatang Imut Yang Berbahaya

Cicak, Binatang Imut Yang Berbahaya

QARAO.com, Jakarta – Meski cicak bukanlah binatang yang berbisa dan menggigit hingga terluka. Cicak dapat menyebabkan penyakit berbahaya.

Apalagi jika cicak sudah masuk di meja makan atau kemasan makanan yang sudah terbuka. Ditambah ulahnya yang suka menjilat dan meninggalkan kotoran di sekitaran.

Cicak merayap di dinding dan membasmi berbagai macam serangga yang mengganggu seperti nyamuk dan laron. Cicak juga mengkonsumsi sisa nasi yang menempel pada sendok.

Meskipun begitu, banyak orang yang menyepelekan keberadaan cicak dan membiarkan mereka berkeliaran di dalam rumah. Bahkan, makanan yang sudah disentuh oleh cicak juga sering dianggap masih aman dikonsumsi.

Karena selalu jalan-jalan dan berkeliaran di semua tempat, tak peduli bersih atau kotor, tak hanya di dinding melainkan di tempat lain yang kumuh dan lembab, maka tubuh cicak pun bisa saja dipenuhi oleh berbagai kuman dan bakteri berbahaya.

Baca  Sebanyak 40 Mantan Diplomat AS Alami Kelainan Misterius Pada Otaknya

Saat ini banyak sekali spesies cicak, tapi yang sering menampakkan diri di sekitar kita hanya ada 3 jenis, yaitu:

Cicak, Binatang Imut Yang Berbahaya. (Cicak Tembok)
Cicak, Binatang Imut Yang Berbahaya. (Cicak Tembok)

Cicak Tembok (Cosymbotus platyurus)

Sering ditemui di tembok-tembok rumah dan sela-sela atap. Cicak ini bertubuh pipih lebar, berekor lebar dengan jumbaijumbai halus di tepinya. Bila diamati di tangan, dari sisi bawah akan terlihat adanya lipatan kulit agak lebar di sisi perut dan di belakang kaki.

Cicak Kayu (Hemidactylus frenatus)

Cicak, Binatang Imut Yang Berbahaya. (Cicak Kayu)
Cicak, Binatang Imut Yang Berbahaya. (Cicak Kayu)

Bertubuh lebih kurus. Ekornya bulat, dengan enam deret tonjolan kulit serupa duri, yang memanjang dari pangkal ke ujung ekor. Cicak kayu lebih menyukai tinggal di pohon-pohon di halaman rumah, atau di bagian rumah yang berkayu seperti di atap. Terkadang didapati bersama cicak tembok di dinding luar rumah dekat lampu, namun umumnya kalah bersaing dalam memperoleh makanan.

Baca  Menjemur Pakaian di Dalam Rumah Berisiko Asma Hingga Sesak Nafas

Cicak Gula (Gehyra mutilata)

Cicak, Binatang Imut Yang Berbahaya. (Cicak Gula)
Cicak, Binatang Imut Yang Berbahaya. (Cicak Gula)

Bertubuh lebih kecil, dengan kepala membulat dan warna kulit transparan serupa daging. Cicak ini kerap ditemui di sekitar dapur, kamar mandi dan lemari makan, mencari butir-butir nasi atau gula yang menjadi kesukaannya. Sering pula ditemukan tenggelam di gelas kopi kita.

Salah satu jenis bakteri yang bisa ditemui di dalam tubuh cicak adalah Escherichia Coli atau E.Coli.

Bakteri E.Coli dikenal luas sebagai salah satu penyebab utama sakit perut atau gangguan pencernaan lainnya.

Karena alasan inilah, ada baiknya kita memastikan bahwa lauk atau makanan yang akan kita konsumsi ditutup dengan tudung saji dengan rapat sehingga tidak akan mudah dimasuki oleh cicak.

Baca  Kelelahan Dipaksa Bekerja Kuda Delman Pingsan di Bogor, Dikecam Pecinta Hewan

Selain itu, sendok nasi juga sebaiknya tidak diletakkan dengan sembarangan agar tidak mudah disentuh oleh cicak sehingga tidak akan mudah terkontaminasi bakteri E.Coli yang berbahaya.

Pakar kesehatan menyebutkan bahwa ada lima jenis makanan yang rentan terkontaminasi bakteri ini.

Antara lain susu mentah, sayuran segar, jus buah mentah, buah segar, dan daging giling.

Menurut pakar kesehatan, bakteri E. Coli memang bisa ditemukan di berbagai hewan ternak. Jika tempat penggilingan daging tidak steril, maka bisa jadi bahan makanan ini terkontaminasi bakteri ini.

Buah segar yang akan dikonsumsi secara langsung atau dijadikan jus sebaiknya dicuci terlebih dahulu sebelum dikonsumsi demi menghilangkan kandungan bakterinya.

Sayuran juga, jadi harap perhatikan kebersihannya. Sebaiknya dicuci dengan air bersih yang mengalir agar sehat dan terjaga kesegarannya.

Kamis, 22 Agustus 2019