Home » Terkini » Dampak Banjir Bandang dan Tanah Longsor, Aktifitas Sejumlah SDN di 2 Desa Diliburkan
Dampak Banjir Bandang dan Tanah Longsor, Aktifitas Sejumlah SDN di 2 Desa Diliburkan (Foto: Risty)

Dampak Banjir Bandang dan Tanah Longsor, Aktifitas Sejumlah SDN di 2 Desa Diliburkan

QARAO.com, Probolinggo – Terjangan banjir bandang yang menyapu perkampungan Desa Andung Biru dan Desa Tiris, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Senin lalu (10/12).

Berdampak pula pada bangunan 2 sekolah dasar, yang ada di wilayah setempat. Diantaranya sekolah dasar Andung Biru 1 dan 2.

Akibat terjangan air bah bercampur lumpur dan batu, dua sekolah tersebut mengalami kerusakan. Seperti dinding ruang kelas yang jebol, serta atap yang berserakan.

Seperti disampaikan, kepala sekolah SDN Andung Biru 1, Gatot Suyanto. Menurutnya kerusakan sekolah terjadi, setelah diterjang banjir bandang Senin lalu sekitar pukul 17. 00 WIB.

“Terjangan air bah sangat deras kemarin pak, apalagi suasana sore jadi sedang tidak orang, untuk menyelamatkan barang-barang,”ungkapnya, Rabu (12/12/2018).

Baca  Gubernur Jatim Soekarwo Melantik 2 Kepala Daerah dan Ketua TP. PKK dan Dekranasda Kota Probolinggo dan Sampang
Dampak Banjir Bandang dan Tanah Longsor, Aktifitas Sejumlah SDN di 2 Desa Diliburkan (Foto: Risty)

Senada disampaikan, Muhammad Maksum salah seorang guru SDN Andung Biru 2. Maksum mengatakan, akibat terjangan banjir bandang sejumlah perlengkapan sekolah seperti buku pelajaran, dan lainnya banyak yang rusak dan hilang terbawa arus banjir.

“Ya sementara kita bersihkan dulu pak, ini seluruh ruangan kelas masih kotor bercampur lumpur. Kalo soal perlengkapan sekolah yang hilang, apa kata nanti dah pak,”jelasnya.

Di SDN Andung Biru 2, bangunan sekolah yang terdampak banjir bandang ada 5 bangunan rusak. Sementara di SDN Andung Biru 1 tidak terlalu parah.

Sementara hingga hari ketiga pasca terjadinya bencana, di sekolah terdampak banjir bandang untuk sementara aktifitas belajar mengajar terpaksa diliburkan.

Baca  Mayat Perempuan Dalam Karung di Jepara, Korban Dibunuh Suami Temannya

. (Risty)

Sabtu, 19 Oktober 2019