Home » Terkini » Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Toba Samosir Cekik Balita Hingga Tewas
Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Toba Samosir Cekik Balita Hingga Tewas (Foto: yunirusmini fb)
Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Toba Samosir Cekik Balita Hingga Tewas (Foto: yunirusmini fb)

Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Toba Samosir Cekik Balita Hingga Tewas

QARAO.com, Toba Samosir – Cekik anak tetangga hingga tewas, SM (38) lari ke semak-semak. Beberapa jam kemudian akhirnya ia berhasil ditangkap petugas kepolisian.

Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Toba Samosir Cekik Balita Hingga Tewas (Foto: yunirusmini fb)
Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Toba Samosir Cekik Balita Hingga Tewas (Foto: yunirusmini fb)

SM diduga tega menghabisi nyawa Arga Marpaung (3) di Tobasa. Korban ditemukan tewas di sebuah rumah di Desa Narumonda VI, Kecamatan Siantar Narumonda, Kabupaten Toba Samosir, Kamis (14/3/19).

Menurut keterangan warga yang tidak bersedia disebut namanya, pelaku diduga mengalami gangguan kejiwaan. 

Pembunuhan yang tidak terencana ini berawal ketika pelaku yang sedang duduk-duduk di depan rumah didatangi oleh anaknya , bernama tiara Marpaung (4). Saat itu, anak pelaku mengadu bahwa korban telah berbuat kenakalan kepadanya.

Baca  Malam Tahun Baru Kota Probolinggo Gelar Orkes Dangdut Koplo

Mendapatkan laporan dari anaknya tersebut, pelaku emosi dan langsung mendatangi rumah korban. 

Pelaku kemudian menemukan korban di dalam kamar sedang bermain dengan dua orang temannya.

Karena terbakar emosi, pelaku langsung mencekik leher Arga dengan kedua tangannya. 

Tak puas sampai disitu, pelaku lalu mengangkatnya ke atas dan membanting bocah malang tersebut ke lantai. 

Usai melakukan perbuatannya, pelaku langsung melarikan diri ke areal persawahan.


Akibat penganiayaan tersebut korban tewas seketika. Sebab, saat terjatuh kepala korban langsung menghantam lantai rumahnya.

Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Toba Samosir Cekik Balita Hingga Tewas (Foto: yunirusmini fb)
Diduga Gangguan Jiwa, Pria di Toba Samosir Cekik Balita Hingga Tewas (Foto: yunirusmini fb)

Pelaku disebut termasuk sering kambuh dan membuat ketakutan.

Pelaku memang kadang kambuh karena kejiwaanya terganggu,” ujar perempuan berkisaran usia 40 tahun yang meminta identitasnya tidak disebut itu ketika dimintai keterangan.

Baca  Ikatan Da’i Aceh akan Tagih Jawaban Kesiapan Jokowi dan Prabowo Tes Mengaji Jelang Pilpres 2019

Katanya, peristiwa terjadi pada pagi hari. Saat itu sekumpulan anak balita bermain di halaman rumah korban yang merupakan anak Kepala Desa Narumonda VI. 

Anak lainnya pun masuk ke satu rumah yang merupakan rumah paman korban (abang kandung ayah korban) yang ketika itu memang terbuka dan ditinggal pemiliknya.

Selain korban, kakaknya juga ikut bermain ke rumah tersebut.

Sementara bapa tua (abang kandung ayah korban) tidak ada di rumah dan sedang pergi satu hajatan di dusun sebelah, bergotong royong. (yunirusmini fb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TerkiniLeft Menu Icon