Home » Inform » Dua Remaja di Probolinggo Ditangkap Polisi Gara – Gara Cabuli Gadis Dibawah Umur
Dua Remaja di Probolinggo Ditangkap Polisi Gara Gara Cabuli Gadis Dibawah Umur. (Foto: Risty)
Dua Remaja di Probolinggo Ditangkap Polisi Gara Gara Cabuli Gadis Dibawah Umur. (Foto: Risty)

Dua Remaja di Probolinggo Ditangkap Polisi Gara – Gara Cabuli Gadis Dibawah Umur

QARAO.com, Probolinggo — Kepolisian Resor Probolinggo Kota, akhirnya menangkap dua pemuda yang diduga telah melakukan aksi persetubuhan terhadap pacarnya masing-masing, Selasa (8/10/19).

Kedua tersangka yakni, Muhammad Abdur Rohim (20) Warga Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Kanigaran. Serta, Dicky Suseno (20) Warga Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo.

Penangkapan keduanya, dilakukan setelah orang tua korban masing-masing melaporkan tersangka ke polisi. Atas laporan itu, polisi lantas melakukan penyelidikan hingga akhirnya dilakukan penangkapan.

Informasi dihimpun, tersangka Muhammad dilaporkan telah menyetubuhi VM pelajar berusia 17 tahun, Warga Kelurahan Kebonsari Wetan, Kecamatan Kanigaran. Aksi persetubuhan sendiri, diduga terjadi di kamar VM.

Baca  Merasa Ditipu Isu Rasisme, Ratusan Warga Papua Tak Mau Demo Lagi

Sementara tersangka Dicky Suseno, dilaporkan telah menyetubuhi PW remaja dibawah umur, yang merupakan Warga Jrebeng, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo. Aksi persetubuhan sendiri, diduga terjadi di kamar tersangka.

Kepada petugas, kedua tersangka sama-sama mengakui perbuatannya. Mereka beralasan, perbuatan layaknya suami istri itu dilakukan, atas dasar suka sama suka.

Dua Remaja di Probolinggo Ditangkap Polisi Gara Gara Cabuli Gadis Dibawah Umur. (Foto: Risty)
Dua Remaja di Probolinggo Ditangkap Polisi Gara Gara Cabuli Gadis Dibawah Umur. (Foto: Risty)

Tersangka Dicky, mengaku masih sekali melakukan perbuatan tersebut. Sedangkan tersangka Abdur Rohim, mengaku telah melakukannya lebih dari 15 kali. “Kalo saya sepertinya sudah lebih 15 kali, awalnya saya kenal pacar saya setelah kenalan lewat Facebook,”ungkapnya.

Sementara Wakapolres Probolinggo, Kompol M Pauji menyebut, jika kedua tersangka dilakukan penangkapan polisi, setelah menerima laporan dari orang tua korban masing-masing.

Baca  Polres Probolinggo Berhasil Bongkar Bisnis Esek - Esek Via Online

Sebelumnya kata Kompol Pauji, petugas terlebih dahulu melakukan penyelidikan hingga menggelar olah tempat kejadian peristiwa. Setelah mendapati keterangan saksi dan alat bukti yang kuat, baru kedua tersangka diamankan di rumahnya masing-masing.

“Kami amankan barang bukti pakaian dalam korban, atas kasus persetubuhan ini. Guna mempertanggung jawabka perbuatannya, keduanya akan dijerat Pasal UU perlindungan anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,”jelasnya.

[risty]

— via qarao-post

Sabtu, 19 Oktober 2019