Home » Terkini » Durian Jenis Cikasur Susu dan Raja Tupai Asal Krucil Diminati Pecinta Buah Durian
Durian Jenis Cikasur Susu dan Raja Tupai Asal Krucil Diminati Pecinta Buah Durian (Foto: Risty)

Durian Jenis Cikasur Susu dan Raja Tupai Asal Krucil Diminati Pecinta Buah Durian

QARAO.com, Probolinggo — Berdasarkan data publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo, produktifitas tertinggi penghasil durian daerah setempat, diperingkat pertama diduduki oleh Kecamatan Krucil yakni 675 ton buah dari 37. 861 pohon.

Kemudian Kecamatan Tiris 448 ton dari 37. 326 pohon, Kecamatan Lumbang 122 ton dari 836 pohon, Kecamatan Gading 27 ton dari 1. 790 pohon, Kecamatan Sukapura 11 ton dari 750 pohon, Kecamatan Pakuniran 8 ton dari 640 pohon, Kecamatan Banyuanyar 2 ton dari 16 pohon dan Kecamatan Besuk 1 ton dari 13 pohon.

Selain menjadi penghasil buah durian tertinggi, Kecamatan Krucil nyatanya memiliki varietas durian khas tersendiri. Warga setempat menyebut durian ini, dengan julukan durian Sikasur Susu atau Raja Tupai. Nama raja tupai diambil, lantaran durian ini identik sebagian buahnya bekas gigitan tupai.

Baca  Harga Cabai dan Bawang Stabil Jelang Iedul Adha dan HUT Kemerdekaan

Durian khas Kecamatan Krucil yang tumbuhnya di kaki Gunung Argopuro itu, memiliki rasa manis dan sedikit pahit pada tekstur dagingnya saat menyentuh lidah. Warnanya hijau kekuning-kuningan, sehingga terkesan berwarna putih susu.

Bentuk demikian, tentunya cukup berbeda dengan buah durian pada umumnya, utamanya pada ukuran biji yang lebih kecil dan kulitnya lebih tipis.

Sekretaris Kecamatan Krucil, Sutrisno mengatakan, varietas durian Raja Tupai tergolong langka, lantaran pohonnya hanya ada satu di wilayah Kecamatan Krucil, dimana berusia puluhan tahun lantaran sudah ada sejak jaman penjajahan Belanda.

Durian Jenis Cikasur Susu dan Raja Tupai Asal Krucil Diminati Pecinta Buah Durian (Foto: Risty)

Oleh karenanya, sampai saat ini keberadaan pohon tersebut benar-benar dijaga, karena kedepan pihak kecamatan akan mengembangkan varietas durian Raja Tupai, menjadi dari durian unggulan wilayah setempat.

Baca  VIDEO: Truk Oleng Menimpa Mobil di Kapal Ferry Akibat Gelombang Tinggi di Selat Alas Lombok

“Untuk jenis durian ini, sementara kita lakukan penelitian dulu mas, karena tergolong langka. Dan kedepan kita berencana budidayakan durian jenis ini,”terangnya, Minggu (02/12/2018).

Sutrisno menyebut, bahwa dalam sekali panen, pohon durian Raja Tupai hanya menghasilkan sekitar 16 buah saja. Dan karenanya, saat dijual kepasaran harganya cukup mahal yakni Rp 100 ribu perbuah.

“Yang jelas dari segi rasa dan ukurannya, durian ini bisa dikatakan jenis super mas, karena ketebalangan dagingnya 40 persen, sementara kulit dan bijinya tipis. Pastinya yang menikmatinya puas mas”ujar Sutrisno.

Lebih lanjut, Sutrisno menyampaikan, di Kecamatan Krucil sendiri ada juga varietas durian lainnya seperti durian Montong dan Mentega.

Baca  Forum Pasundan Cabut Dukungan ke Prabowo Lantaran Kecewa Atas Dukungan Prabowo ke Israel

Beragam varietas durian itu, bisa anda beli di beberapa desa wilayah Kecamatan Krucil diantaranya, Desa Guyangan, Pandan Laras, dan Plaosan.

. (Risty)

Selasa, 20 Agustus 2019