Home » Global » Empat Negara Ini Terancam Sanksi Senjata AS Akibat Beli S-400 Rusia
Empat Negara Ini Terancam Sanksi Senjata AS Akibat Beli S-400 Rusia. (Foto: istimewa)
Empat Negara Ini Terancam Sanksi Senjata AS Akibat Beli S-400 Rusia. (Foto: istimewa)

Empat Negara Ini Terancam Sanksi Senjata AS Akibat Beli S-400 Rusia

QARAO.com, Amerika – Sistem pertahanan udara S-400 Rusia dapat memicu sanksi bagi negara yang memilikinya, demikian Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menegaskan.

Heather Nauert –Juru bicara Departemen Luar Negeri AS– menegaskan bahwa pemerintah di seluruh dunia telah diperingatkan agar tidak membeli sistem pertahanan S-400 Rusia, kecuali AS akan mengenakan sanksi terhadap mereka.

Sistem S-400 selama ini telah digunakan oleh Rusia, Belarus, dan Cina, dan sejumlah negara lain juga tertarik untuk membelinya.

Negara Timur Tengah yang memutuskan untuk membeli sistem rudal tersebut baru Turki. Itu pun mendapat tekanan hebat dari Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya di NATO.

Arab Saudi dan Qatar juga pernah menyatakan minatnya untuk membeli sistem tersebut.

Empat Negara Ini Terancam Sanksi Senjata AS Akibat Beli S-400 Rusia. (Foto: graphicnews.com)
Empat Negara Ini Terancam Sanksi Senjata AS Akibat Beli S-400 Rusia. (Foto: graphicnews.com)

Dilansir dari Sputniknews, terdapat setidaknya ada empat negara lagi yang berencana membeli sistem persenjataan S-400 Rusia:

Baca  Beberapa Peristiwa Dunia di Bulan Agustus

1. Qatar

Meskipun mendapat tekanan dari AS dan Arab Saudi, Duta Besar Qatar untuk Rusia Fahad bin Mohammed Attiyah mengatakan Qatar sedang melakukan pembicaraan dengan Rusia tentang pembelian sistem pertahanan S-400.

Rusia dan Qatar menegaskan bahwa tekanan dari negara tetangganya (Arab Saudi) mengenai pembelian S-400 tidak akan menghentikan rencana pembelian persenjataan tersebut.


2. Irak

Dengan alasan kebutuhan untuk memperoleh persenjataan yang akan memperkuat keamanan Irak dan Angkatan Bersenjata negara itu, Baghdad tetap akan membeli s-400 Rusia.

Di saat yang sama, Menteri Luar Negeri Irak, Ibrahim Jaafari, mencatat bahwa kemungkinan sanksi AS merupakan hambatan dalam hal kesepakatan tersebut.

“Kami mengatakan kami bisa membeli sistem S-400, jika perlu. Tapi belum ada keputusan akhir yang diambil sejauh ini. Belum ada pembicaraan resmi dengan pihak Rusia,” kata Duta Besar Irak untuk Rusia Haidar Mansour Hadi.

Baca  Losiri Si Manusia Gua Diperiksa Polisi, Lantaran Foto Viral dengan Turis Cantik Asal Rusia

3. Arab Saudi

Pada 2017 Moskow dan Riyadh mencapai kesepakatan tentang pasokan berbagai jenis senjata Rusia ke kerajaan, termasuk sistem rudal anti-pesawat S-400.

Arab Saudi pun merasa keberatan bila Rusia tetap melakukan kerjasama S-400 dengan Qatar karena akan mengusik peran dominannya di Timur Tengah.

4. India

India menyatakan tak sabar lagi ingin memiliki sistem pertahanan dinamis yang sangat efektif tersebut. Laporan terbaru mengabarkan Rusia dan India akan menandatangani kesepakatan yang nilainya mencapai enam miliar dolar AS dalam waktu dekat. India diperkirakan akan membeli lima unit resimen S-400.

Empat Negara Ini Terancam Sanksi Senjata AS Akibat Beli S-400 Rusia. (Foto: medium.com)
Empat Negara Ini Terancam Sanksi Senjata AS Akibat Beli S-400 Rusia. (Foto: medium.com)

Tingginya minat terhadap S-400 Rusia ini, membuat Amerika khawatir sehingga menjatuhkan sanksi bagi negara yang ingin membelinya.

Baca  Hoaks Erdogan Dukung Prabowo Dibongkar Media Prancis

S-400 dapat menghantam target aerodinamis pada kisaran hingga 400 kilometer (249 mil) dan target balistik taktis yang terbang dengan kecepatan 4,8 km/detik pada jarak hingga 60 kilometer (37 mil). Target tersebut termasuk rudal jelajah, pesawat taktis dan strategis serta hulu ledak rudal balistik. Radar sistem S-400 mampu mendeteksi target di udara pada jarak hingga 600 kilometer (373 mil).

Pada saat ini, senjata pertahanan andalan Moskow itu dioperasikan di Suriah untuk melindungi aset-aset militernya di Khmeimim dan Tartus.

 

Empat Negara Ini Terancam Sanksi Senjata AS Akibat Beli S-400 Rusia. (hkm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

GlobalLeft Menu Icon