Home » Inform » Halte Bus Jadi Warung Makan di Tanah Abang, Warganet: Gubernur Jabar Mana Bisa Seperti ini?
Halte Busdi Jadi Warung Makan di Tanah Abang, Warganet: Gubernur Jabar Mana Bisa Seperti ini. (foto: detikcom)
Halte Busdi Jadi Warung Makan di Tanah Abang, Warganet: Gubernur Jabar Mana Bisa Seperti ini. (foto: detikcom)

Halte Bus Jadi Warung Makan di Tanah Abang, Warganet: Gubernur Jabar Mana Bisa Seperti ini?

QARAO.com, Jakarta – Halte Bus yang berada di Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, berubah fungsi. Halte tersebut berubah menjadi warung makan yang dikelola para Pedagang Kaki Lima (PKL).

Halte Bus Jadi Warung Makan di Tanah Abang, Warganet: Gubernur Jabar Mana Bisa Seperti ini. (foto: detikcom)
Halte Bus Jadi Warung Makan di Tanah Abang, Warganet: Gubernur Jabar Mana Bisa Seperti ini. (foto: detikcom)

Di sosial media banyak beredar foto halte yang sudah berubah fungsi itu, seorang pemilik akun facebook bahkan sampai menulis sindiran untuk Gubernur DKI Jakarta.

“Mantap, halte jadi warung makan. Gubernur Jabar mana bisa seperti ini?” kata Sutan Parpatih seperti yang tampak di facebooknya.

Foto tersebut juga banyak mendapat komentar dari pengguna facebook lainnya, begini kata warganet:

Bawandanaiwayan Nah ini yang namanya memanfaatkan fasilitas publik dengan sebaik mungkin.

Baca  Over Panen, Harga Tomat di Probolinggo Anjlok

Anugrah Wahhh kreatifitas tinggi ini,,,,tinggiiiii sekali,,,,,,akhirnya ketinggian dech,,,,nyungsep.

Halte Bus Jadi Warung Makan di Tanah Abang, Warganet: Gubernur Jabar Mana Bisa Seperti ini. (foto: detikcom)
Halte Bus Jadi Warung Makan di Tanah Abang, Warganet: Gubernur Jabar Mana Bisa Seperti ini. (foto: detikcom)

Diberitakan, lemahnya pengawasan pada fasilitas umum, membuat halte terbengkalai tersebut diubah jadi warung makan oleh para PKL. Piring dan gelas diletakkan di area halte. 

Rismanaadji, Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Kesehatan Olahraga Dinas Provinsi DKI Jakarta menilai dari segi higiene sanitasi pangan, warung makan ini tidak layak. Oleh karena itu, penertiban seharusnya dilakukan.

“Jelas ini tidak layak ya. Untuk pedagang kaki lima di lokasi sementara itu, memang dari sisi aspek kesehatan tidak memenuhi standar. Harusnya pemerintah dalam hal ini biasanya walikota atau gubernur melakukan penertiban, tentunya dengan koordinasi dengan kecamatan dan kelurahan,” jelasnya, Selasa (17/9/19) seperti dilansir detik.com.

Baca  Pria Muda Tewas Penuh Luka Sabetan Clurit, Motif Belum Diketahui

Aji berpesan bagi masyarakat untuk lebih cerdas memilih dan memilah makanan yang aman untuk dikonsumsi. Menurutnya, mindset masyarakat harus diubah. Jangan asal memilih makanan murah dan kenyang di pinggir jalan. (rnd)

Sabtu, 19 Oktober 2019