Home » Inform » Hiu Tutul Masuk Intake Kanal PLTU Paiton Dinyatakan Sehat
Hiu Tutul Masuk Intake Kanal PLTU Paiton Dinyatakan Sehat. (Foto: Risty)
Hiu Tutul Masuk Intake Kanal PLTU Paiton Dinyatakan Sehat. (Foto: Risty)

Hiu Tutul Masuk Intake Kanal PLTU Paiton Dinyatakan Sehat

QARAO.com, Probolinggo – Sempat dikabarkan mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya, kondisi Hiu Paus yang terjebak di saluran air (Inlet) PLTU, Paiton dinyatakan masih sehat.

Dari informasi dr Indra, dokter hewan Kementrian Lingkungan Hidup Kelautan, melalui Dandim 0820 Probolinggo, Letkol Inf Imam Wibowo menyebutkan, kondisi Hiu Paus masih sehat dan tidak ditemukan luka.

Namun demikian, kata Dandim kondisi Hiu Paus sudah mulai melemah lantaran sudah beberapa hari terjebak di saluran air (Inlet), Pembangkit Listrsik Tenaga Uap (PLTU) Paiton. Begitupun dengan sirip Hiu, dimana setelah dihitung telah lemah.

Dandim Imam Wibowo menjelaskan, untuk ketersediaan makanan Hiu Paus sendiri masih ada, dimana diperkirakan masih mampu bertahan hidup, hingga beberapa hari kedepan. Disinggung apakah kondisi psikis Hiu Paus masih stabil, Dandim menyampaikan, kondisi Hiu masih bagus atau tak stress.

Baca  VIDEO: Oknum Guru Bimbel di Kota Mataram, Cabuli 7 Bocah di Bawah Umur
Hiu Tutul Masuk Intake Kanal PLTU Paiton Dinyatakan Sehat. (Foto: Risty)
Hiu Tutul Masuk Intake Kanal PLTU Paiton Dinyatakan Sehat. (Foto: Risty)

“Jadi sebelumnya sudah dilakukan upaya mengeluarkan Hiu dari saluran air, baik dengan membuat bunyi-bunyian dan diusir secara manual, namun tak berhasil. Oleh karenanya, akhirnya dibentuklah tim untuk mengarahkan Hiu Paus agar keluar kanal,”katanya, Rabu (18/9/2019).

Lebih lanjut Dandim menjabarkan, teknis mengevakuasi Hiu Paus sendiri dari saluran air (Inlet) PLTU, dengan cara menggiring ikan sampai nantinya pintu kanal PLTU.

Setelahnya kemudian ikan digiring hingga jarak 1 Mil dari Pantai. Cara kedua, tim akan menjaring Hiu Paus kemudian membawanya menggunakan alutsista milik TNI ke pintu kanal PLTU. Setelahnya Hiu Paus dibawa kapal nelayan, dan diletakkan di jarak 1 Mil dari pantai.

Baca  Koramil 0820/18 Kotaanyar Dukung Normalisasi Sungai

[risty]

— via qarao-post

Sabtu, 19 Oktober 2019