Ingin Kembali Ke Jalan Yang Benar, Belasan Anjal Dan Anak Punk Belajar Ngaji Serta Sholat. (Foto: Risty)
Ingin Kembali Ke Jalan Yang Benar, Belasan Anjal Dan Anak Punk Belajar Ngaji Serta Sholat. (Foto: Risty)

Ingin Kembali Ke Jalan Yang Benar, Belasan Anjal Dan Anak Punk Belajar Ngaji Serta Sholat

QARAO.com, Probolinggo – Setiap anak Adam pasti pernah berbuat salah, dan sebaik-baik mereka yang berbuat kesalahan adalah yang mau bertaubat.

Mungkin ungkapan itulah yang pantas disematkan terhadap para anak jalanan, yang tergabung dalam komunitas anak punk belajar mengaji di areal Pasar Gotong Royong, Kota Probolinggo ini.

Dengan mengenakan pakaian seadanya, dan beralaskan tikar yang digelar di depan lapak pasar. Para anak jalanan antusias belajar agama mulai sholat, mengaji dan aktifitas keagamaan lainnya.

Satu di antaranya yakni, Riki pemuda berusia 21 tahun, yang kesehariannya hidup dijalanan. Ia mengaku senang, dengan adanya bimbingan belajar agama gratis, yang diberikan oleh Yayasan Rumah Tahfidz Probolinggo bersama MUI.

Baca  VIDEO: Reaksi Cepat Seorang Ayah Terekam CCTV saat Menyelamatkan Anaknya dari Gempa Bali Magnitudo 6

Adanya kegiatan tersebut, Riki mengaku terbantu dalam merubah hidupnya menjadi lebih baik ke depannya. Pemuda yang memiliki tato di seluruh mukanya itu, mengaku jika selama ini sempat kebingungan saat hendak belajar agama, lantaran kerap dipandang sebelah mata oleh sebagian masyarakat.

“Senang akhirnya bisa belajar agama, sudah lama saya ingin bertobat dan capek hidup begini terus. Dan akhirnya kesampaian lewat kegiatan ini,”ungkap Riki, Minggu (11/8/19).

Riki mengungkapkan, ia juga memiliki keinginan untuk menghapus tatonya, agar bisa mendapatkan kehidupan yang layak seperti orang pada umumnya. Pasalnya dengan tato yang melekat di tubuhnya, Riki mengaku sangat sulit mendapatkan pekerjaan dan selalu dicap jelek sama masyarakat.

Baca  Aksi Dramatis Petugas Damkar Selamatkan Anak Terjepit Pintu ATM di Jakarta
Ingin Kembali Ke Jalan Yang Benar, Belasan Anjal Dan Anak Punk Belajar Ngaji Serta Sholat. (Foto: Risty)
Ingin Kembali Ke Jalan Yang Benar, Belasan Anjal Dan Anak Punk Belajar Ngaji Serta Sholat. (Foto: Risty)

“Saya sebenarnya pingin hapus tato ini, karena setiap ngelamar kerja dimana-dimana gak ada yang menerima, jualan makanan juga gak ada yang beli karena takut,” tukasnya.

Sementara Wakil Ketua Rijalul Qur’an, Yayasan Rumah Tahfidz Probolinggo, Ratih Narawinda menyebut, jika komunitas anak punk mengaji sudah ada semenjak 2 bulan terakhir.

Ratih menjelaskan, jika komunitas mengaji tak hanya diikuti para anak punk. Namun juga orang-orang yang hidup dijalanan lainnya, seperti para tunawisma.

Menurut Ratih, komunitas terbentuk setelah pihaknya menemui para anak jalanan, dan menanyakan apa yang menjadi keinginan mereka sebenarnya. Dan positifnya, rata-rata pengakuan anak punk menginginkan berhijrah.

Baca  Hari Pertama, Bupati Probolinggo Antar Anaknya ke Sekolah

Dari situlah pihak Yayasan Rumah Tahfidz Probolinggo, lantas mewadahi bimbingan belajar agama untuk para anak jalanan. Dimana saat ini, jumlahnya sudah ada 10 orang yang bergabung.

“Komunitas ini dimulai sejak ramadhan lalu, dan terus berjalan sampai sekarang. Kalau keinginan mereka, rata-rata memang ingin berubah dan bertobat,”terang Ratih.

[risty]

— via qarao-post

Selanjutnya

Serangan Ulat Jengkal, Babinsa Desa Randuputih Peduli Situasi Terhadap Wilayahnya Langsung Ikut Memantau Bersama Dinas Pertanian. (Foto: Risty)

Serangan Ulat Jengkal, Babinsa Desa Randuputih Peduli Situasi Terhadap Wilayahnya Langsung Ikut Memantau Bersama Dinas Pertanian

QARAO.com, Probolinggo – Seiring dengan belum datangnya musim hujan hingga pergantian tahun 2020 ini, membuat …

31806711 A337 446A AAE3 A9D28D423335

VIDEO: Memberikan Rasa Aman Malam Tahun Baru, Polres Manggarai NTT Gelar Patroli Skala Besar

Baca  Tidak Diberi Bagian Warisan, Anak Gugat Ibu Kandung di Probolinggo

Minggu, 23 Februari 2020