Home » Populer » Inilah 15 Makanan Khas dan Unik Untuk Berbuka Puasa di Dunia

Inilah 15 Makanan Khas dan Unik Untuk Berbuka Puasa di Dunia

QARAO.com, Jakarta – Umat muslim sedunia sedang memasuki bulan yang penuh berkah yakni Bulan Ramadhan yang tentunya sudah di tunggu-tunggu bagi umat muslim. 

Bulan Ramadhan merupakan bulan penuh rahmat yang di dalamnya terdapat berbagai keceriaan dan kebahagian.

Wajib bagi umat muslim dalam masa bulan Ramadan, mereka menunaikan ibadah puasa selama 1 bulan penuh. 

Dan tentunya selama dalam masa puasa tersebut, makanan dan minuman yang di sajikan oleh setiap keluarga pastilah lebih spesial dibanding dengan hari-hari biasanya. 

Makanan dan minuman khas Ramadan tentunya akan menjadi buruan di dalam masa bulan Ramadan.

Ada banyak makanan khas bulan Ramadan yang tentunya akan membuat puasa anda semakin menyenangkan, jika orang Indonesia tak asing dengan sajian berbuka berupa kolak yang memiliki rasa manis serta mengenyangkan, sehingga menjadi pilihan favorit untuk berbuka puasa di berbagai daerah di Indonesia. 

Lantas seperti apa hidangan spesial berbuka puasa di negara lain? Berikut informasinya:

1. Harira (Maroko)

Harira adalah sup tradisional dari Maroko yang biasa dikonsumsi untuk berbuka puasa. Meski populer dimasak saat Ramadan untuk berbuka, tak jarang harira dikonsumsi di hari biasa.

Inilah 15 Makanan Khas dan Unik Untuk Berbuka Puasa di Dunia. “Harira dari Maroko” (Foto: istimewa)
Inilah 15 Makanan Khas dan Unik Untuk Berbuka Puasa di Dunia. “Harira dari Maroko” (Foto: istimewa)

Bahan yang digunakan dalam harira biasanya berbeda-beda tergantung dari masing-masing wilayah

Harira terbuat dari potongan daging (domba, ayam, maupun sapi), lentil, tomat, bawang, nasi, dan bumbu-bumbu seperti jahe, merica, seledri, dan peterseli.

2. Lahm lhalou (Algeria)

Lahm Ihalou adalah makanan khas Algeria yang memiliki rasa manis. Makanan yang selalu laris manis saat bulan Ramadan ini, berisi daging domba yang dimasak dengan kurma. Sehingga rasanya akan cenderung manis.

3. Roti pide (Turki)

Roti pide ini adalah makanan tradisional turki yang mirip dengan pizza. Topping roti pide ini sangat bervariasi sekali seperti menggunakan dgaing giling, sosis, telur dan lain-lain. 

Namun, yang paling populer menggunakan topping daging giling yang akan kita bagikan resepnya kali ini. 

Yang menariknya lagi, roti pide ini hanya dijual pada saat bulan ramadhan saja dan rasanya tidak kalah enaknya dengan pizza deh, dijamin bikin ketagihan.

Baca  Kisah TKI yang Berhasil Jadi Sarjana di Hong Kong

4. Fesenjan (Iran)

Fesenjan atau yang juga dikenal dengan nama khoresh-e fesenjan atau fesenjoon menjadi hidangan istimewa khas Ramadan di negara Persia, terutama Iran dan Irak.

Bentuk makanan ini hampir sama dengan kaldu kental yang dibuat dari sirup delima dan kenari.

Fesenjan terbuat dari kaldu Unggas bebek atau ayam, biasanya ayam yang digunakan adalah ayam Persia.

Selain ayam, orang-orang di wilayah Iran utara biasa memasaknya menggunakan daging bebek atau entok.

Makanan ini dimasak dengan saus delima merah dan kacang walnut Sausnya kental dan kaya rasa, cenderung manis asam.

5. Medames (Mesir)

Medames adalah makanan tradisonal Mesir yang terbuat dari rebusan kacang lava disajikan dengan minyak, bawang putih dan air lemon.

 

Medames adalah salah satu menu makan pagi, namun saat Ramadan, Medames biasa dihidangkan untuk berbuka puasa.

6. Nasi Jollof (Nigeria)

Nigeria merupakan tuan rumah komunitas muslim terbesar di Afrika Barat. Tradisi berbuka puasa di negara ini cukup kental, dengan kuliner khas Afrika dan Timur Tengah menjadi primadona di setiap Ramadan.

Salah satu makanan khas yang sering muncul saat Ramadan di Nigeria adalah nasi Jollof. 

Nasi Jollof juga disebut Benachin, nasi jollof dimasak dalam kuali besar, dengan bumbu tomat, cabai, dan aneka jenis lauk.

7. Piyaju (Bangladesh)

Baca  Mie Pedalungan Diminati Menu Berbuka Puasa Warga Probolinggo

Menu berbuka khas Bangladesh yang populer adalah Piyaju atau disebut juga dengan Onion Pakoda. 

Gorengan ini berbahan dasar kacang lentil, cincangan bawang dan cabai hijau. Kemudian digoreng dengan minyak panas hingga kecokelatan. Sekilas tampilannya memang mirip seperti gorengan.

8. Samosa (Pakistan)

Pakistan dengan 96% penduduknya beragama Islam biasanya berbuka dengan makanan kesukaan mereka yaitu samosa.

Makanan berbentuk segitiga ini diisi dengan kentang, bawang, lentils, dan terkadang daging-daging seperti daging domba, sapi, maupun ayam.

9. Hyderabadi Haleem (India)

Salah satu hidangan khas India yang populer saat ramadan yaitu Hyderabadi Haleem. Hidangan ini sudah ada sejak abad ke-19 dan diperkenalkan oleh orang Arab di India. 

Bisa dijumpai sebagai sajian makan malam. Hyderabadi Haleem juga sering disajikan saat pesta pernikahan dan perayaan acara lainnya di India.

Karena mengandung sejumlah energi dan kalori saat bulan ramadan sering disajikan untuk berbuka puasa. 

Hidangan bergizi ini juga membantu mempercepat proses pembakaran di dalam tubuh. Sedangkan kandungan proteinnya memberi asupan nutrisi.

Hyderabadi Haleem rasanya gurih lezat karena menggunakan beberapa bumbu tradisional. Seperti, jahe, bawang putih, kunyit, jinten, kayu manis, kapulaga, cengkeh, lada hitam dan lainnya. 

Sedangkan bahan utama yang digunakan yaitu daging sapi atau kambing, kacang lentil dan gandum, ketiga bahan utama ini ditumbuk hingga menjadi butiran halus.

10. Kurma (Arab Saudi)

Kota Madinah di Arab Saudi adalah negara penghasil kurma nomor satu di dunia dengan total 120 jenis kurma. 

Rasa kurma yang manis sedikit masam serta menyehatkan dan jumlahnya yang membludak membuat kurma menjadi makanan favorit berbuka puasa.

11. Mezza (Lebanon)

Mezza adalah makanan yang memiliki bahan utama daging dan kamu harus memakai tangan untuk memakannya. 

Makanan ini memiliki paduan potongan tomat, acar, serta kacang-kacangan. Tak lengkap rasanya berbuka puasa di Lebanon jika kamu belum menyantap kelezatan Mezza.

Baca  Pantai Syariah Pulau Santen, Destinasi Wisata di Banyuwangi

12. Mansaf (Yordania)

Mansaf terdiri dari domba atau ayam yang diasinkan kemudian direbus perlahan dengan saus yogurt.

Mansaf ditujukan untuk makan bersama, disajikan di baki besar atau piring-piring yang dilapisi khubz (roti Arab yang datar dan tipis). Hal ini dimaksudkan untuk dimakan secara bersama-sama sebagai bagian dari acara sosial. 

Hadir sebagai pelengkap nasi, daging dan saus. Taburan kacang pinus panggang dan kacang almond diberikan di akhir.

Para tamu berkumpul di sekitar meja dan menikmati Mansaf, dimakan dengan ujung jari tangan kanan.

13. Kepiting Rebus (Brunei Darusallam)

Jika menu berbuka puasa berbagai negara cenderung adalah makanan yang manis, namun tidak bagi Brunei Darusallam. 

Negeri Muslim di Asia Tenggara ini justru memilih kepiting rebus sebagai makanan favorit berbuka. Bukan mengada-ngada, karena penjual kepiting rebus justru menjadi sasaran banyak orang saat mencari hidangan berbuka waktu Ramadan.

14. Nasi Lemak (Malaysia)

Negara tetangga Indonesia yang juga mayoritas berpenduduk Muslim adalah Malaysia. Di sana nasi lemak menjadi menu favorit saat berbuka. Muslim Malaysia menganggap tak lengkap jika berbuka puasa tanpa nasi lemak.

Di Indonesia Nasi Lemak biasa disebut dengan Nasi Uduk.

15. Kolak (Indonesia)

Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia. Menu berbuka di Indonesia adalah kolak. 

Sajian manis yang terbuat dari olahan Gula merah, daun pandan, santan dengan ubi, labu, singkong, dan terkadang nangka.

Itulah 15 makanan khas dan unik untuk berbuka puasa di dunia. (rnd)

Sabtu, 19 Oktober 2019