Home » Populer » Inilah Ahmed dan Rasheed Si Anak Matahari Dari Pakistan

Inilah Ahmed dan Rasheed Si Anak Matahari Dari Pakistan

Inilah Ahmed dan Rasheed Si Anak Matahari Dari Pakistan

QARAO.com, Islamabad – Dua bocah laki-laki bernama Mohammad Shoaib Ahmed (13) dan Abdul Rasheed (9) sepintas nampak seperti bocah pada umumnya.

Inilah Ahmed dan Rasheed Si Anak Matahari Dari Pakistan
Inilah Ahmed dan Rasheed Si Anak Matahari Dari Pakistan

Mereka berasal dari Desa Quettra, Provinsi Balochistan, Islamabad, Pakistan.

Walaupun mereka seperti anak kecil sebayanya, namun kedua anak lelaki ini memiliki kejadian langka yang erat kaitannya dengan terbit dan terbenamnya matahari.

Begitu matahari terbenam, keduanya tiba-tiba mengalami lumpuh layu. Mereka pun tidak bisa bergerak, bahkan tidak pula berbicara.

Inilah Ahmed dan Rasheed Si Anak Matahari Dari Pakistan
Inilah Ahmed dan Rasheed Si Anak Matahari Dari Pakistan

Kelincahan yang mereka miliki sebelum matahari terbenam, seakan hilang begitu saja, tanpa bekas.

Baca  Aksi Dramatis Petugas Damkar Selamatkan Anak Terjepit Pintu ATM di Jakarta

Ahmed dan Rasheed pun tak mampu lagi membuka mata, apalagi untuk makan dan minum.

Namun saat matahari terbit, Ahmed dan Rasheed seketika sehat dan beraktifitas kembali layaknya anak normal lainnya.

Kejadian yang dialami oleh Ahmed dan Rasheed sudah ditangani oleh 27 orang ahli medis lokal, serta 13 dokter internasional yang mencoba memecahkan misteri dibalik kondisi kesehatan kakak beradik ini.

Dokter di Lahore dan Islamabad telah melakukan hampir 450 tes klinis untuk mengetahui perihal kesehatan kedua anak ini.

Inilah Ahmed dan Rasheed Si Anak Matahari Dari Pakistan
Inilah Ahmed dan Rasheed Si Anak Matahari Dari Pakistan

Dari uji klinis, diagnosis awal menyebutkan bahwa keduanya menderita penyakit bawaan yang disebut Sindrom Myasthenia atau penyakit autoimun yang menyebabkan otot melemah secara drastis.

Baca  Kapal Selam Kayuh, Ini Aneh Tapi Nyata

Menurut data, konon ada 600 kasus yang sama yang dilaporkan di seluruh dunia.

Namun orang tua Ahmed dan Rasheed kini bisa bernafas lega karena kedua anaknya telah mendapatkan penanganan medis atau pun pengobatan gratis. (rnd)

Jum'at, 20 September 2019