Home » Peristiwa » Inilah Alasan Atlet Menggigit Medali Emas yang Mereka Menangi
Inilah Alasan Atlet Menggigit Medali Emas yang Mereka Menangi. (Foto: Istimewa)
Inilah Alasan Atlet Menggigit Medali Emas yang Mereka Menangi. (Foto: Istimewa)

Inilah Alasan Atlet Menggigit Medali Emas yang Mereka Menangi

QARAO.com, Jakarta – Istora Senayan menjadi saksi kemenangan Jonatan Christie di cabang olahraga bulu tangkis nomor tunggal putra, mengalahkan wakil China Taipei, Chou Tienchen. Selasa 28 Agustus 2018.

Lewat kemenangan ini, Indonesia kembali menambah pundi-pundi medali emas di Asian Games 2018. Jonatan pun berhak atas bonus dan medali.

Usai dikalungi medali dan berfoto bersama, terlihat Jonatan Christie menggigit medali emas yang baru saja dikalungkan di lehernya.

Inilah Alasan Atlet Menggigit Medali Emas yang Mereka Menangi. Jonatan Christie menggigit medali emas yang dia dapat di Asian Games 2018 (Agung Pambudhy/detikSport)
Inilah Alasan Atlet Menggigit Medali Emas yang Mereka Menangi. Jonatan Christie menggigit medali emas yang dia dapat di Asian Games 2018 (Agung Pambudhy/detikSport)

Dan atlet-atlet yang meraih medali emas di Asian Games 2018 punya kebiasaan yang sama di atas podium: menggigit medali. Kenapa para atlet melakukan itu?

Namun ternyata kebiasaan menggigit medali bukan cuma terjadi di Asian Games 2018. Kalau diperhatikan di banyak pesta olahraga multi event di berbagai belahan dunia, menggigit medali sudah menjadi semacam ritual wajib bagi para atlet.

Baca  Membedah Serba Serbi Icon Religi Kota Kediri

Jojo, begitu sapaan akrab Jonatan Christie pun melakukannya usai dapat emas Asian Games 2018. Begitu pula Usain Bolt dan Michael Phelps di Olimpiade. 


Inilah Alasan Atlet Menggigit Medali Emas yang Mereka Menangi. (Foto: Istimewa)
Inilah Alasan Atlet Menggigit Medali Emas yang Mereka Menangi. (Foto: Istimewa)

Lalu apa sebenarnya maksud gigitan itu? Sejak kapan kebiasaan tersebut muncul?

Rupanya, ada alasan mengapa para atlet melakukan aksi seperti ini. Seperti dikutip dari laman Buzzfeed.com, pose tersebut banyak dilakukan para atlet semata-mata karena dorongan sang fotografer. Selasa (28/8/2018).

President of the International Society of Olympic Historians David Wallechinsky kepada CNN mengatakan, “Pose tersebut sepertinya menjadi obsesi di kalangan para fotografer.”

“Saya pikir mereka melihatnya sebagai pose foto yang ikonik, sesuatu yang dianggap menjual. Saya kira atlet tak melakukannya karena keinginan sendiri,” lanjutnya. 

Namun, dari sisi sejarah, ternyata ada alasan di balik praktik tersebut, yaitu untuk menguji keaslian emas. Kebiasaan mengigit medali emas untuk menguji kadar keaslian emas pada batu mulia ternyata dilakukan sejak zaman dahulu.

Baca  Terungkap, Inilah Stuntman Jokowi saat Terbang Naik Moge

Para pemenang Olimpiade biasanya menggigit medali emas yang mereka dapat. Jika benar-benar murni, setelah digigit akan meninggalkan bekas lekukan atau aus pada medali.


David W. Lange dari Numismatic Guaranty Corporation mengatakan, “orang-orang yang menerima koin emas kerap mengigitnya untuk mengetahui keasliannya.”

Atlet menggigit medali juga diangap berkaitan dengan kebiasaan lama para penambang emas pada era Gold Rush di Amerika Serikat. Ketika itu untuk membedakan emas palsu dan emas asli para pedagang akan menggigitnya.

Inilah Alasan Atlet Menggigit Medali Emas yang Mereka Menangi. (Foto: Istimewa)
Inilah Alasan Atlet Menggigit Medali Emas yang Mereka Menangi. (Foto: Istimewa)

Gigi manusia lebih keras dibanding emas, tapi lebih lunak dibanding pirit (mineral yang dikenal sebagai emas palsu). Karena itulah untuk membedakan dua jenis mineral tersebut para pedagang zaman dulu akan menggigitnya.

Baca  Aksi Jokowi Naik Moge di Asian Games Jadi Sorotan Dunia

Uniknya, medali emas yang diperoleh atlet pada beragam ajang multi event bukan emas sungguhan.

Pasca 2012, misalnya, medali emas olimpiade terdiri atas 1,34 persen atau sekitar 6 gram emas. Sebanyak 93 persennya adalah perak dan 6 persen sisanya tembaga.

Inilah Alasan Atlet Menggigit Medali Emas yang Mereka Menangi. (Foto: Istimewa)
Inilah Alasan Atlet Menggigit Medali Emas yang Mereka Menangi. (Foto: Istimewa)

Sementara di Olimpaide Brasil pada tahun 2016 silam, medali emas terdiri dari 99% kandungan perak, sedangkan kandungan emasnya cuma 1%.

Jumlah emas yang dipakai untuk membuat medali menyusut pasca-Perang Dunia II, demikian menurut kolektor medali emas sekaligus ahli Jim Greensfelder.

Medali yang terbuat dari emas murni hanya diberikan pada tiga olimpiade, pada 1904, 1908, dan 1912, namun ukurannya lebih mini dari saat ini.


Kini menggigit medali emas telah menjadi ritual wajib yang dilakukan para atlet di seluruh dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PeristiwaLeft Menu Icon