Home » Terkini » Jambret Bermotor Vixion di Blitar Tertangkap, Ternyata Sudah 7 Kali Masuk Penjara
Jambret Bermotor Vixion di Blitar Tertangkap, Ternyata Sudah 6 Kali Masuk Penjara (Foto: yunirusmini fb)
Jambret Bermotor Vixion di Blitar Tertangkap, Ternyata Sudah 6 Kali Masuk Penjara (Foto: yunirusmini fb)

Jambret Bermotor Vixion di Blitar Tertangkap, Ternyata Sudah 7 Kali Masuk Penjara

QARAO.com, Blitar – Sejak awal Ramadhan, media sosial di Blitar marak dengan postingan aksi jambret di beberapa lokasi. Tak menunggu lama, polisi berhasil membekuk seorang pelaku. 

Jambret Bermotor Vixion di Blitar Tertangkap, Ternyata Sudah 7 Kali Masuk Penjara (Foto: yunirusmini fb)
Jambret Bermotor Vixion di Blitar Tertangkap, Ternyata Sudah 7 Kali Masuk Penjara (Foto: yunirusmini fb)

Rupanya, pelaku jambret bukan kepepet bertindak kriminal untuk memenuhi kebutuhan lebaran. Namun memakai uang hasil menjual barang rampasan itu untuk bersenang-senang. 

Adalah Yusron Efendi, seorang petani warga Desa Wonorejo Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar. Pelaku menjambret kalung seorang wanita pada Minggu (21/4/19) lalu. Lokasinya di selatan Pasar Dimoro Kelurahan Sukorejo Kota Blitar. 

Jambret Bermotor Vixion di Blitar Tertangkap, Ternyata Sudah 7 Kali Masuk Penjara (Foto: yunirusmini fb)
Jambret Bermotor Vixion di Blitar Tertangkap, Ternyata Sudah 7 Kali Masuk Penjara (Foto: yunirusmini fb)

Sama dengan beberapa korban lainnya, korbannya juga memposting aksi kriminal itu di medsos komunitas lokal Blitar. Postingan ini menarik perhatian polisi, meski tak ada satupun warga yang melaporkan sebagai korban.

Baca  VIDEO: Ibu Camat Paal Merah Jambi Amankan Jambret dari Amukan Warga

“Informasi ini langsung kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan. Dan ketika dilakukan penggrebekan, ada kalung hasil jambretan dirumahnya dan tersangka mengakui perbuatannya,” terang Kapolresta Blitar AKBP Adewira Negara Siregar di depan wartawan, Rabu (22/5/19).

Hasil pemeriksaan, selama ramadhan ternyata tersangka telah melakukan aksi serupa sebanyak tiga kali di lokasi yang berbeda. Tersangka juga seorang residivis yang tujuh kali keluar masuk penjara. 

“Dari lokasi penggrebekan, kami amankan sepeda vixion warna hitam AG 6791 LN yang dipakai beraksi, satu helm warna hijau, dan kalung emas dng berat 14,5 gram,” ungkap Adewira. 

Kali ini, pelaku akan merayakan lebaran di balik jeruji besi. Dia dijerat melanggar pasal 363 KUHP. Ancaman hukumannya, maksimal lima tahun penjara. (detikcom)

Sabtu, 19 Oktober 2019