Home » Global » Jika Perang Lawan Rusia atau Tiongkok, Amerika Serikat Bisa Kalah

Jika Perang Lawan Rusia atau Tiongkok, Amerika Serikat Bisa Kalah

QARAO.com, Jakarta – Keunggulan militer Amerika Serikat sudah berkurang, dan dalam beberapa sektor sudah hilang, sementara para lawannya makin kuat dan makin agresif, menurut sebuah analisis dari panel yang terdiri dari para mantan pejabat keamanan dan pakar militer Amerika.

Kesimpulan laporan ini adalah: Amerika bisa kalah kalau terjadi perang sekarang ini.

“Kemampuan Amerika untuk membela sekutu, mitra, dan kepentingan vitalnya sendiri makin meragukan,” tulis para penulis laporan itu, seperti diberitakan CBS News, Sabtu (17/11/2018) waktu setempat.

“Negara ini mungkin kesulitan untuk menang, atau mungkin kalah dalam perang melawan Tiongkok atau Rusia.”

Kapal induk Amerika. “Jika Perang Lawan Rusia atau Tiongkok, Amerika Serikat Bisa Kalah”
Kapal induk Amerika. “Jika Perang Lawan Rusia atau Tiongkok, Amerika Serikat Bisa Kalah”

Panel bernama Komisi Strategi Pertahanan Nasional (National Defense Strategy Commission) ini terdiri dari 12 mantan pejabat keamanan dan pakar. Panel ini dibentuk tahun lalu untuk mengevaluasi pertahanan negara, dan menelaah kembali strategi pertahanan nasional.

Baca  Tak Bisa Diakses di Banyak Negara, Ternyata Youtube Down

“Rusia dan Tiongkok sedang menantang Amerika Serikat, para sekutu, dan mitranya dalam skala yang lebih besar daripada sebelumnya sejak berakhirnya Perang Dingin,” bunyi laporan tersebut.

“Jika Amerika Serikat harus bertempur melawan Rusia di Baltic atau melawan Tiongkok dalam perang karena Taiwan, Amerika bisa kalah telak.”

Rudal ICBM Rusia. “Jika Perang Lawan Rusia atau Tiongkok, Amerika Serikat Bisa Kalah”
Rudal ICBM Rusia. “Jika Perang Lawan Rusia atau Tiongkok, Amerika Serikat Bisa Kalah”

Negara-negara musuh disebutkan telah mempelajari strategi pertahanan AS pasca-serangan teroris 11 September 2001 dan belajar strategi untuk menangkalnya, kata salah satu ketua komisi, Eric Edelman.

“Mereka belajar dari apa yang telah kita lakukan. Mereka belajar dari keberhasilan kita,” kata Edelman, mantan wakil menteri pertahanan bidang kebijakan.

Baca  Inilah 5 Tradisi Lebaran Idul Fitri Menarik di Berbagai Belahan Dunia

Komisi tersebut menyebutkan enam tren utama yang secara fundamental mengubah kondisi strategis yang sekarang dihadapi AS.

Pesawat siluman J-20 China. “Jika Perang Lawan Rusia atau Tiongkok, Amerika Serikat Bisa Kalah”
Pesawat siluman J-20 China. “Jika Perang Lawan Rusia atau Tiongkok, Amerika Serikat Bisa Kalah”

Pertama, kembalinya kompetisi negara-negara besar dari kekuatan yang otoriter seperti Rusia dan Tiongkok.

Kedua, kebangkitan dan peningkatan kemampuan militer dari kekuatan regional seperti Iran dan Korea Utara.

Ketiga, ancaman yang terus meningkat dari kelompok-kelompok jihad.

Keempat, meningkatnya agresi di “zona abu-abu”, termasuk pemaksaan ekonomi, manipulasi media, serangan siber, paramiliter, dan kekuatan proxy.

Kelima, proliferasi teknologi canggih. Misalnya hipersonik dan kecerdasan buaran, yang mengikis keunggulan AS dan menciptakan titik-titik lemah baru.

Keenam, disfungsi politik — yaitu anggaran yang tidak stabil dan pemangkasan investasi bidang pertahanan.

Baca  Detik-detik Penembakan Masjid di Selandia Baru, Puluhan Korban Berjatuhan

“Pada dasarnya kita telah mengurangi dana untuk Kementerian Pertahanan dalam jangka waktu cukup lama,” kata Edelman.

Komisi tersebut menyerukan adanya peningkatan anggaran pertahanan antara 3-5 persen di atas inflasi. Kalau tidak “DOD (Kementerian Pertahanan) harus mengubah ekspektasi atas strategi dan sasaran-sasaran strategis global Amerika”.

Temuan-temuan ini akan dilaporkan ke Senat dan Komisi Angkatan Bersenjata DPR Amerika akhir bulan ini. (CBS News)

Selasa, 20 Agustus 2019