Home » Inform » Kakek di Probolinggo Ditangkap Polisi Membawa Sabu 40 Gram
Kakek di Probolinggo Ditangkap Polisi Membawa Sabu 40 Gram. (Foto: Risty)
Kakek di Probolinggo Ditangkap Polisi Membawa Sabu 40 Gram. (Foto: Risty)

Kakek di Probolinggo Ditangkap Polisi Membawa Sabu 40 Gram

QARAO.com, Probolinggo – Sepi berdagangan anjing berpindah bisnis narkoba, namun naas saat mengirim sabu, pelaku terendus petugas Satreskrim Polsek Mayangan.

Diketahui pengedar sabu bernama Suparman (61) warga Desa Kalisalam, Kecamatan , tertangkap basah membawa sabu seberaplt 40 gram, yang dibagi 3 bungkus plastik, 20 gram, 18,9 gram, 0,7 gram, dan sisanya habis dipakai oleh pelaku. Biasa pelaku jual pergramnya Rp 1. 500. 000.

Dari pengakuan pelaku nekat berbisnis barang haram, karena tergiur hasil besar, setelah bangrut berbisnis anjing dan bawang merah. Setelah merasakan bisnis jual sabu jenis Blue Ice mendapatkan keuntungan lebih dari bisnis yang ditekuni selama itu.

Baca  Akhirnya Petugas TMMD 106 Kodum 0818 Selesaikan Perbaikan Rumah Pak Boyani

Tertangkapnya Suparman, setelah anggota Reskrim yang dikomandoi Kompol Ahmad Firman Wahyudi ini, mendapati laporan warga, ada transaksi mencurigai dipinggir jalan raya Lumajang atau tepatnya di Perum Sumber Taman Indah, setelah didatangi oleh petugas teryata yang dicurigai warga setempat, bisnis narkoba, setelah ditangkap petugas langsung melakukan penyelidikan jaringan sabu pelaku ini.

Dari hasil pengembangan, dirumah pelaku petugas mendapati 2 plastik berisi sabu masing – masing 20 gram dan 18,9 gram. Beserta alat hisap dan timbangan langsung disita oleh petugas.

Kakek di Probolinggo Ditangkap Polisi Membawa Sabu 40 Gram. (Foto: Risty)
Kakek di Probolinggo Ditangkap Polisi Membawa Sabu 40 Gram. (Foto: Risty)

Menurut AKBP Alfian Nurrizal, Kapolres Probolinggo Kota, pelaku mengaku tergiur hasil yang besar, dengan berbisnis narkoba, namun kita tidak begitu saja percaya dengan omongan pelaku, yang jelas dari barang bukti yang begitu fantastis seberat 40 gram, akan kita kejar bandar dari jaringan kelompok pelaku yang sudah tua.

Baca  Momen Hari Libur, Menjadi Waktu Mempererat Silahturahim Koramil 0820/15 Pajarakan

“Dari pengakuan pelaku, berbisnis barang haram karena tergiur laba besar, kita ngak percaya karena sebagai alasan aja, yang jelas pelaku dan kelompoknya merupakan kelompok pengedar sabu yang besar, akan kita kejar para komplotan pelaku kakek ini, yang jelas masa sisa umurnya dihabiskan di jeruji besi”, tegas Alfian saat di konfirmasi awak media. Senin (12/8/19).

Guna mempertanggungjawabkan perbuatan pria tua yang sudah bercucu ini, terancam pasal 115/ junto 112, Ayat 2, terancam minimal 5 tahun, maksimal seumur hidup.

[risty] — via qarao-post

Jum'at, 6 Desember 2019