Home » Terkini » Kebanyakan Alami Hipertensi Petugas Penyelenggara Pemilu di Kota Probolinggo
Kebanyakan Alami Hipertensi Petugas Penyelenggara Pemilu di Kota Probolinggo (Foto: Risty)

Kebanyakan Alami Hipertensi Petugas Penyelenggara Pemilu di Kota Probolinggo

QARAO.com, Probolinggo – Guna mengantisipasi jatuhnya korban akibat kelelahan, Tim Dokkes Polresta Probolinggo secara mendadak melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap para Penyelenggara Pemilu, Rabu (24/04/2019).

Pemeriksaan tersebut, dilakukan terhadap Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) yang berlokasi di Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Satu persatu petugas, langsung diperiksa secara medis oleh Petugas Dokkes disela-sela proses rekapitulasi surat suara. Tak hanya petugas PPK, tim medis juga memeriksa kesehatan petugas pengawas, para sakis partai politik dan petugas pengamanan TNI dan Polri.

Kebanyakan Alami Hipertensi Petugas Penyelenggara Pemilu di Kota Probolinggo (Foto: Risty)

Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, berdasarkan pemeriksaan Tim Dokkesnya diketahui dominan kondisi kesehatan para petugas Pemilu setempat, mengalami hipertensi antara 140 hingga 170 tekanan darah.

Baca  8.228 Wisatawan Kunjungi Wisata Gunung Bromo Selama Libur Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah

Tingginya tensi darah petugas dijelaskan Alfian, karena kerja lembur dan kurang istirahat. Kondisi tersebut menjadi pemicu, naiknya tekanan darah meski sebelumnya tidak memiliki riwayat gangguan hipertensi.

“Setelah diperiksa rata-rata mengalami hipertensi, oleh karenanya kita bagikan minuman suplemen, vitamin dan obat penurun tekanan darah agar mereka tidak kecapean saat bertugas,”kataya.


Kebanyakan Alami Hipertensi Petugas Penyelenggara Pemilu di Kota Probolinggo (Foto: Risty)

Sementara Petugas PPK Mayangan, Bidang SDM dan Parmas, Mohammad Fathurrohim menyebut, masih ada 2 kelurahan yakni Jati dan Mangunharjo yang belum rampung direkapitulasi.

Rekapitulasi yang belum selesai itu, yakni tersisa surat suara DPRD Kota Probolinggo. “Yang belum hanya surat suara DPRD, sedangkan 4 jenis surat suara lainnya sudah rampung,”kata Mohammad.

Baca  Hadiri Pelantikan PWNU, Dr. Zulkieflimansyah: Jangan Karena Beda Pilihan Kita Kehilangan Persaudaraan

Dijelaskan Mohammad, selain faktor fisik dan psikis penyelenggara tingkat PPK menurun, banyaknya jumlah hak pilih di Dapil 2 Mayangan menjadi faktor lain jalannya proses rekapitulasi surat suara berlangsung cukup lama.

Imibuhnya agar semua petugas tidak kelelahan, kita atur dengan memberikan toleransi jeda waktu istirahat sejenak, bagi para penyelenggara dan saksi parpol dalam proses rekapitulasi. Namun target batas maksimal rekapitulasi hari ini, harus tetap dilakukan agar tidak mengganggu proses rekapitulasi selanjutnya di tingkat KPU.

. (Risty)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TerkiniLeft Menu Icon