Home » Terkini » Kembali Santriwati SMA Unggulan Zainul Hasan Genggong Sabet Juara di Ajang Internasional di Thailand
Kembali Santriwati SMA Unggulan Zainul Hasan Hasan Genggong Sabet Juara di Ajang Internasional di Thailand (Foto: Risty)

Kembali Santriwati SMA Unggulan Zainul Hasan Genggong Sabet Juara di Ajang Internasional di Thailand

QARAO.com, Probolinggo – 3 siswi SMA Unggulan Haf-Sa, Zainul Hasan Genggong di Desa Karang Bong, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo kembali berhasil mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Mereka berhasil memborong dua kejuaraan sekaligus di ajang international di Phatthalung, Thailand yakni “PCCST International Science Fair”.

Juara pertama dipertandingkan di Provinsi Phatthalung, dengan yang juara kedua di Provinsi Satun, negara Thailand.

Sementara produk yang dibawa santriwati ini yakni ‘Beras Analog’ , dimana kelebihannya memiliki khasiat untuk kesehatan baik pencegahan Diabetes dan Kanker.

Pertandingan karya ilmiah sendiri berlangsung sekitar 3 hari pada pekan lalu, dimana akhirnya pulang ke tanah air pada Senin (21/01/19).

Baca  Dampak Abu Vulkanik Bromo, Warga Desa Mulai Terserang ISPA

Tiba di sekolahnya, empat santriwati berprestasi ini yakni Kamsiyah Naili, Nanik Nur Laila, Cahyaning Fitrialy Aisyah dan guru pembinanya Yenny Rahma langsung disambut bahagia oleh ribuan santri Ponpes Zainul Hasan Genggong.

Kembali Santriwati SMA Unggulan Zainul Hasan Genggong Sabet Juara di Ajang Internasional di Thailand (Foto: Risty)
Kembali Santriwati SMA Unggulan Zainul Hasan Genggong Sabet Juara di Ajang Internasional di Thailand (Foto: Risty)

Keempatnya langsung dikalungi bunga oleh Pengasuh Ponpes Zainul Hasan Genggong, KH Mutawakkil Alallah.

Atas prestasi santrinya itu, KH Mutawakkil menyampaikan kebanggannya atas capaian yang berhasil diraih.

“Kami dari para ‘haddam’ ummat yang menitipkan anak-anaknya di pesantren, bersyukur atas prestasi dan spirit di lingkungan pendidikan ponpes, karena kalian telah mengharumkan nama baik ponpes dan bangsa,” ujar KH Mutawakkil.

Menurutnya, meski mayoritas para wali santri berasal dari kalangan menengah ke bawah, namun semangat mereka luar biasa dalam membimbing anak-anaknya.

“Kedepan harapan saya , Ponpes dapat mendidik santri berkualitas karakter, spiritual, dan ilmunya. Dan ini langkah utama mewujudkan program pemerintah melalui nawacitanta, dimana dikenal dengan jargon revolusi mental,”tandasnya.

Baca  Mengenang Panggilan Sayang Ustaz Arifin Ilham Kepada Larissa Chou

Sementara salah satu santriwati, Kamsiyah Naili mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan pihai Ponpes dan sekolahnya. Hal itu memberikan semangat baru, bagi dirinya dalam memacu kreatifitas dan semangat belajar.

“Syukur alhamdulillah kami disini bisa disambur luar biasa seperti ini, semoga ini menjadi tambahan semangat bagi kami dalam berprestasi mengharumkan nama sekolah dan bangsa,” ungkapnya.

. (Risty)

Jum'at, 20 September 2019