Home » Terkini » Kembali Warga Probolinggo Menjadi Korban Penembakan Warga Sipil Bersenjata Papua, Korban Penjaga Warung Tewas Ditembak di Bagian Perut
Kembali Warga Probolinggo Menjadi Korban Penembakan Warga Sipil Bersenjata Papua, Korban Penjaga Warung Tewas Ditembak di Bagian Perut (Foto: Risty)

Kembali Warga Probolinggo Menjadi Korban Penembakan Warga Sipil Bersenjata Papua, Korban Penjaga Warung Tewas Ditembak di Bagian Perut

QARAO.com, Probolinggo – Seorang warga Kabupaten Probolinggo tewas ditembak orang tak dikenal (OTK) di Kampung Wiyukwi Kota Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua pada Sabtu (2/2).

Pria asli Desa Kramat Agung, Kecamatan Bantaran itu ditembak saat menonton televisi di warung tempat ia berjualan.

Informasi yang dihimpun, korban yang beralamat di Dusun Tengah RT 13 RW 04, Desa Kramatagung, Kecamatan Bantaran. Sehari-hari korban bekerja sebagai pedagang di Papua.

Saat itu sekira Sabtu malam korban tengah duduk di kios tempatnya berjualan. Saat menonton televisi di HP itulah datang orang tak dikenal lalu menembak dari jarak dekat di bagian leher. Tak berselang lama korban meregang nyawa.

Baca  Maman Imanulhaq Minta Seluruh Caleg PKB Kampanyekan Jokowi - Ma'ruf Amin

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Bantaran Iptu Jamhari. Ia membenarkan, jika ada warganya di Bantarab yang tewas tertembak di Papua.

Kembali Warga Probolinggo Menjadi Korban Penembakan Warga Sipil Bersenjata Papua, Korban Penjaga Warung Tewas Ditembak di Bagian Perut (Foto: Risty)

Iptu Jamhari menyebut, saat ini korban dalam proses pemulangan dari Papua ke Probolinggo. Dikabarkan jenazah korban, dipulangkan lewat jalur udara.

“Benar ma ada warga Bantaran tertembak atas nama Sugeng Effendi, kemungkinan korban sekitar pukul 15. 00 WIB sampai di Probolinggo,”terang Jamhari lewat sambungan seluler, pada Senin (4/2/2019)

Saat ini korban tengah proses perjalanan dari Papua menuju kediaman di desa Kramat Agung. Diperkirakan tiba di rumah duka sore hari.

Baca  Tjahjo Kumolo: Akhir Tahun, Seluruh PNS Koruptor Habis Dipecat

Atas hal itu pihaknya akan melakukan tindak lanjut atas kejadian tersebut. “Kami akan tindaklanjuti, termasuk mendatangi rumah korban untuk memastikan dan membantu mengurus kepulangan jenazah korban,” tutup Jamhari.

. (Risty)

Kamis, 14 November 2019