Koramil 0820/18 Kotaanyar Pelopori Pembersihan Sungai Cegah Bahaya Banjir. (Foto: Risty)
Koramil 0820/18 Kotaanyar Pelopori Pembersihan Sungai Cegah Bahaya Banjir. (Foto: Risty)

Koramil 0820/18 Kotaanyar Pelopori Pembersihan Sungai Cegah Bahaya Banjir

QARAO.com, Probolinggo – Karya Bhakti pembersihan bantalan sungai merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya banjir atau luapan air sungai yang disebabkan banyaknya sampah dan tumbuhan rumput liar yang ada di sepanjang pinggiran sungai yang sudah mengalami pendangkalan sehingga membuat tersendatnya arus aliran air, Jumat (27/12/19).

Di aliran sungai Desa Triwungan dan Desa Kotaanyar Kecamatan Kotaanyar Kabupaten Probolinggo, pagi ini Koramil 0820/18 Kotaanyar bersama Forkopimka Kotaanyar menggelar Karya Bhakti dalam rangka mencegah terjadinya banjir dan luapan air sungai ke kepemukiman masyarakat dengan mengadakan pembersihan disepanjang aliran sungai di dua Desa tersebut.

Baca  Jamaah Haji Kota Probolinggo Sakit Jatuh Pingsan Dirawat di IGD RSUD Dr Mochammad Saleh

Kegiatan Karya Bhakti ini diikuti oleh Personel Koramil 0820/18 Kotaanyar, Polsek Kotaanyar, Camat beserta Sekcam Kotaanyar, anggota DLH 3 orang, Personil Puskesmas 3 orang, LSM dan Warga masyarakat sekitar 60 orang dengan dengan satu tujuan agar aliran sungai yang berada di wilayah Kecamatan Kotaanyar bebas dari banjir dan meluapnya air yang akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat khususnya di Kecamatan Kotaanyar.

Koramil 0820/18 Kotaanyar Pelopori Pembersihan Sungai Cegah Bahaya Banjir. (Foto: Risty)
Koramil 0820/18 Kotaanyar Pelopori Pembersihan Sungai Cegah Bahaya Banjir. (Foto: Risty)

Kapten Czi Hartoyo (Danramil 0820/18 Kotaanyar) saat ditemui awak media menyampaikan Karya Bhakti itu dilakukan sebagai langkah antisipasi dan upaya untuk mencegah banjir atau luapan air sungai.

“Kami berharap dengan Karya Bhakti ini apabila intensitas hujan meningkat, air sungai tidak sampai meluap karena alirannya sudah lancar bersih dari sampah dan tumbuhan Liar yang berada dipinggiran sungai yang mengalami pendangkalan, Karena luapan air sungai ini bisa menggenangi permukiman yang disebabkan menumpuknya sampah limbah rumah tangga yang dibuang masyarakat sekitar bantaran sungai. Kami menghimbau kesadaran masyarakat terhadap lingkungan agar tidak lagi membuang sampah kesungai yang akan menyebabkan banjir kembali” Pungkas Kapten Czi Hartoyo, Komandan Koramil 0820/18 Kotaanyar kepada awak media.

Baca  Jaga Kondusifitas Keamanan Ritual Kadeso, Babinsa Patemon Jaga Dan Pantau Kegiatan
Koramil 0820/18 Kotaanyar Pelopori Pembersihan Sungai Cegah Bahaya Banjir. (Foto: Risty)
Koramil 0820/18 Kotaanyar Pelopori Pembersihan Sungai Cegah Bahaya Banjir. (Foto: Risty)

Ucapan terima kasihpun disampaikan oleh Saiful sebagai tokoh pemuda kepada bapak anggota Koramil dan Polsek beserta instansi terkait lainnya yang telah membantu masyarakat untuk melakukan karya Bhakti pembersihan sungai di dua Desa di Kecamatan Kotaanyar ucapnya kepada awak media yang berada di lokasi kegiatan.

[risty] — via qarao-post

Selanjutnya

Serangan Ulat Jengkal, Babinsa Desa Randuputih Peduli Situasi Terhadap Wilayahnya Langsung Ikut Memantau Bersama Dinas Pertanian. (Foto: Risty)

Serangan Ulat Jengkal, Babinsa Desa Randuputih Peduli Situasi Terhadap Wilayahnya Langsung Ikut Memantau Bersama Dinas Pertanian

QARAO.com, Probolinggo – Seiring dengan belum datangnya musim hujan hingga pergantian tahun 2020 ini, membuat …

31806711 A337 446A AAE3 A9D28D423335

VIDEO: Memberikan Rasa Aman Malam Tahun Baru, Polres Manggarai NTT Gelar Patroli Skala Besar

Baca  Jaga Kondusifitas Keamanan Ritual Kadeso, Babinsa Patemon Jaga Dan Pantau Kegiatan

Minggu, 16 Februari 2020