Koramil 22 Dringu Kembali Bedah Rumah Warga Miskin. (Foto: Risty)
Koramil 22 Dringu Kembali Bedah Rumah Warga Miskin. (Foto: Risty)

Koramil 22 Dringu Kembali Bedah Rumah Warga Miskin

QARAO.com, Probolinggo – Cuaca hari ini sangat panas, Matahari bersinar terang disertai dengan angin bertiup kencang, tapi hal ini tidak membuat Ibu Arifah janda paruh baya yang tidak punya anak ini untuk segera berangkat beraktifitas, Dia hanya duduk didepan rumahnya dengan sesekali memandang rumahnya yang baru selesai di Renovasi oleh bapak bapak Tentara dia bilang begitu, senyum bahagia jelas terlihat dari wajah tuanya, pekerjaan hari harinya biasanya ia habiskan hanya sekedar mencari sisa sisa orang panen bawang ataupun padi, hasilnya dia jual untuk menyambung hidup terkadang diburuh orang untuk bekerja disawah. Tapi hari ini dia ingin benar benar beristirahat.

Awal cerita adalah pada waktu itu ada program RTLH ( Rehap Rumah Tidak Layak Huni ) Tahap XV Tahun 2019 dari Pemprov Jatim yang bekerja sama dengan Kodam V Brawijaya, dengan adanya kegiatan tersenut, Danramil 0820/22 Dringu langsung memerintahkan anggotanya untuk mencari rumah sasaran calon penerima bantuan,dengan tidak berpikir panjang para Babinsa langsung mencari sasaran didesanya masing masing tidak ketinggalan juga Sersan Dua Supriadi Babinsa Desa Tamansari Kecamatan Dringu.

Babinsa yang asli kelahiran Probolinggo ini tidak merasa kesulitan karena dia memang sangat fasih dalam berbahsa madura yang dijadikan bahasa sehari hari oleh warga desa Tamansari. Salah satu yang dia dapatkan adalah Rumah ibu Arifah warga Dusun Sumberkepoh Rt 02 Rw 07 desa Tamansari Kecamatan Dringu. Dia tinggal dalam rumah yang sama sekali tidak ada sekat pemisah antara ruang tamu, dapur, kamar tidur ataupun kamar mandi. Yang lebih memprihatinkan lagi dia tinggal bersama kambing piaraanya dalam satu rumah.

Baca  Dilarang Tulis Ucapan Natal di Kue, TOUS les JOURS Beri Klarifikasi

Ketika ditawari oleh Babinsa untuk diberi bantuan untuk Rehap Rumah, wanita tua ini langsung memeluk babinsa dengan berlinang air mata pertanda rasa haru dan bahagia dengan betkata ” Alhamdullah,,Le,, emak di bantu ( Terima kasih nak,, emmak dibantu).

Sebenarnya melihat rumah yang sangat memprihatinkan itu rasanya dengan alokasi dana yang ada tidak cukup untuk merenovasi rumah janda tua yang tidak tau tahun berapa dia lahir itu, tapi dari raut wajahnya kami dapat memperkirakan umur ibu ini sekitar 60 tahun.

Koramil 22 Dringu Kembali Bedah Rumah Warga Miskin. (Foto: Risty)
Koramil 22 Dringu Kembali Bedah Rumah Warga Miskin. (Foto: Risty)

Hari pembonkaran rumahpun tiba, kami terkejut seluruh genteng diturunkan dan seluruh dinding rumah yang terbuat dari anyaman banbu ( gedek bahasa Jawa ) dibongkar karena ibu ini kinta rumahnya digeser sedikit karena kalau musim penghujan air limbah rumahtangga dari rumah tetangganya masuk kedalam rumahnya, karena memang posisi rumahnya lebih tinggi dari posisi rumah ibu Arifah. Masih heruntung rumah ibu ini ukurannya tidak terlalu besar, sesuailah dengan ukuran rumah yang kami cari 4 X 6 meter sesuai. petunjuk dari Komando atas.

Baca  Gadis Jual Ibunya Seharga Rp.10.000, Unggah Makian Berulang Kali

Sebanarnya kami hanya merehap bagian depan dan mengganti dinding bambu denga. Calsibolt yang kami dapat dengan membuatkan kamar dengan ukuran sederhana.

Kami tidak. punya waktu banyak untuk mengerjakan rumah ini kami hanya punya waktu 6 hari suatu hal yang mustahil, tapi kami dilapangan harus tetap bekerja dengan dibantu saudara dan para tetangga.

Untuk sementara waktu ibu Arifah tidak bisa menempati rumahnya dia harus menumpang dirumah saudaranya untuk bermalam karena rumahnya sedang kami bongkar.

Setiap hari kami bekerja dengan canda tawa dengan masyarakat yang membantu termasuk. ibu Arifa pemilim rumah, tidak ada lagi jarak antara kami dengan orang yang biasa memanggil kami dengan sebutan “Bapak” saat itu kita bisa bercanda lepas tanpa ada pembatas termasuk ibu Arifa yang setiap memanggil kita dengan sebuta ” Le” ( Tole ) bahasa jawa. atau “Anak” dalam bahasa Indonesia. Kami bercengkrama sambil bekerja kadang berlogat jawa terkadang madura yang kami bisa sedikit sedikit bercampur tanpa mengunakan tata bahasa lagi.

Koramil 22 Dringu Kembali Bedah Rumah Warga Miskin. (Foto: Risty)
Koramil 22 Dringu Kembali Bedah Rumah Warga Miskin. (Foto: Risty)

Tak terasa dengan obrolan kami tiap hari yang tanpa penghalang antara kami dengan warga pekerjaanpun dapat kami selesaikan dengan baik, tak terasa kami sudah masuk. hari ke empat dalam mengerjakan rumah perempuan tua ini.

Baca  VIDEO: Dita, Gajah Sumatera Berkaki Buntung Ditemukan Mati di Riau

Kami mulai melihat kegembiraan pada raut wajah ibu tua ini, karena bentuk rumahnya sudah mulai terihat meskipun meskipun tidak sebagus rumah KPR. Tapi jelas terlihat kebahagian dari wajahnya dengan sekali kali mengucap “Alhamdulillah” terkadang dengan memeluk kami dari belakang seperti anaknya sendiri. Wajah gembiran semakin terlihat ketika melihat rumahny benar benar hampir selesai.

Pekerjaan hanya tinggal finising pengecatan dan mebetulkan sudut sudut yang belum beres dan kurang bagus. Plester dari semen sudah selesai, ruang tamu kecilpun kami buatkan, Beruntung ibu ini punya keponakan yang sehari hari bekerja sebagai tukang batu, jadi bisa membantu kami mengerjakan rumah bibiknya,kamar sederhanapun jadi, tidak terlalu besar yang penting dipan kayu milik ibu bisa masuk didalamnya.

Memang rumah yang kami buat tidak semewah rumah KPR,tapi ini sudah cukup membuat bahagia mereka yang mendapat bantuan. Malan ini ibu Arifah bisa tidur nyenyak dalam rumah sederhana yang sudah ada pemisah antara ruang tamu dan kamar meskipun hanya diatas dipan bambu dan berselimut sarung kumal. Kami mengakhiri pekerjaan kami dengan berfoto bersama biar ibu ini punya kenang kenangan dengan kami dan bapak Babinsa.

[risty] — via qarao-post

Selanjutnya

Serangan Ulat Jengkal, Babinsa Desa Randuputih Peduli Situasi Terhadap Wilayahnya Langsung Ikut Memantau Bersama Dinas Pertanian. (Foto: Risty)

Serangan Ulat Jengkal, Babinsa Desa Randuputih Peduli Situasi Terhadap Wilayahnya Langsung Ikut Memantau Bersama Dinas Pertanian

QARAO.com, Probolinggo – Seiring dengan belum datangnya musim hujan hingga pergantian tahun 2020 ini, membuat …

31806711 A337 446A AAE3 A9D28D423335

VIDEO: Memberikan Rasa Aman Malam Tahun Baru, Polres Manggarai NTT Gelar Patroli Skala Besar

Baca  Kodim 0820 Probolinggo Selenggarakan Binter Terpadu Dengan Tanam Magrove

Minggu, 16 Februari 2020