Home » Inform » Kuasa Hukum : Ada Tersangka Lain Soal Kasus Ijazah Palsu Anggota DPRD
Kuasa Hukum : Ada Tersangka Lain Soal Kasus Ijazah Palsu Anggota DPRD. (Foto: Risty)
Kuasa Hukum : Ada Tersangka Lain Soal Kasus Ijazah Palsu Anggota DPRD. (Foto: Risty)

Kuasa Hukum : Ada Tersangka Lain Soal Kasus Ijazah Palsu Anggota DPRD

QARAO.com, Probolinggo – Polres Probolinggo diminta mengusut tuntas, kasus dugaan penggunaan ijazah palsu, yang menyeret nama Abdul Kadir anggota DPRD Kabupaten Problinggo, yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

Permintaan datang dari Hosnan Taufik, selaku kuasa hukum Abdul Kadir. Hosnan mengatakan, kasus yang dialami kliennya, ada keterlibatan pihak-pihak lainnya yang bahkan disinyalir sebagai otaknya.

Hosnan bahkan memastikan, bahwa masih akan ada tersangka-tersangka lainnya yang bakal terseret dalam kasus penggunaan ijazah palsu tersebut.

“Ini merupakan PR bagi pihak kepolisian, dan saya harap pada tahap-tahap berikutnya apabila ada laporan-laporan terkait ijazah palsu, hendaknya di proses sama dengan mas Kadir,”ujar Hosnan, Selasa (8/10/19).

Baca  Dandim 0820 Probolinggo Turut Melepas Lomba Gerak Jalan Guru dan Instansi se Kota Probolinggo

“Tidak hanya mas Kadir, yang diproses tegak dan tegas. Namun kalo ada laporan terkait dugaan ijazah palsu siapapun itu, pihak kepolisian sama persis tegasnya seperti ini,”pintanya.

Hosnan menekankan, dalam kasus ini kliennya hanya pengguna ijazah yang diduga palsu. Dan tentunya kata Hosnan, ada pembuatnya yang semestinya juga harus diproses secara hukum. Serta siapa saja yang memfasilitasi, sampai keluarnya ijazah yang diduga palsu tersebut.

“Kadir disini merasa tertipu, dirugikan dengan adanya kasus dugaan ijazah palsu. Kami tim advokat insyaallah, kalo memenuhi syarat akan melaporkan J-J (Ketua Gerindra Kabupaten Probolinggo) karena merugikan Kadir,”pungkasnya.

Baca  Komandan Koramil Baru, Suasana Baru di Koramil 0820/02 Wonoasih
Kuasa Hukum : Ada Tersangka Lain Soal Kasus Ijazah Palsu Anggota DPRD. (Foto: Risty)
Kuasa Hukum : Ada Tersangka Lain Soal Kasus Ijazah Palsu Anggota DPRD. (Foto: Risty)

Dijelaskan Hosnan, dalam kasus dugaan penggunaan ijazah palsu ini, berdasarkan B-A-P yang diterima Hosnan, J-J merupakan pihak yang disinyalir memfasilitasi dan menjanjikan penggunaan ijazah diduga palsu.

“Jadi awalnya Kadir ini tidak mau maju sebagai calon anggota DPRD, karena memang tidak memiliki ijazah. Akhirnya pihak J-J yang menjanjikan, bahwa urusan ijazah adalah urusan pihak J-J,”tandasnya.

Terpisah Kasatreskrim Polres Probolinggo, AKP Rizki Santoso memastikan, jika ijazah yang digunakan Abdul Kadir untuk mendaftar sebagai anggota legislatif adalah palsu.

Hal itu dibuktikan, setelah petugas melakukan pengecekan ke dinas pendidikan kabupaten maupun provinsi, dimana terbukti tidak terdaftar atau palsu. Disinggung soal tersangka lainnya, dalam kasus penggunaan ijazah palsu. Kasatreskrim menyebut, masih belum ada.

Baca  VIDEO: Antisipasi Laka Lantas Seperti di Tol Cipularang, Satlantas Polres Probolinggo Libatkan Dishub Gelar Razia di Jalur Pantura

“Untuk tersangka lainnya, sejauh ini masih belum ada. Karena yang dilaporkan masih sebatas pengguna ijazah palsu, untuk yang lainnya sementara ini masih pendalaman,”jelas Rizki.

[risty]

— via qarao-post

Sabtu, 19 Oktober 2019