Home » Terkini » Kuli Bangunan Tertahan di RS Karena Tak Mampu Bayar Tagihan Sebesar Rp.91 Juta
Kuli Bangunan Tertahan di RS Karena Tak Mampu Bayar Tagihan Sebesar Rp.91 Juta (Foto: IG porosgarut)
Kuli Bangunan Tertahan di RS Karena Tak Mampu Bayar Tagihan Sebesar Rp.91 Juta (Foto: IG porosgarut)

Kuli Bangunan Tertahan di RS Karena Tak Mampu Bayar Tagihan Sebesar Rp.91 Juta

QARAO.com, Garut – Ada ungkapan mengatakan warga miskin di larang sakit karena akibatnya seperti yang dialami Ade Gofur Suryana (51) warga kampung Babakan Nyampai RT. 03 RW 07 desa Mekar Raya Kecamatan Kersamanah  Kabupaten Garut, tertahan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo(RSCM) Jakarta.

Kuli Bangunan Tertahan di RS Karena Tak Mampu Bayar Tagihan Sebesar Rp.91 Juta (Foto: IG porosgarut)
Kuli Bangunan Tertahan di RS Karena Tak Mampu Bayar Tagihan Sebesar Rp.91 Juta (Foto: IG porosgarut)

Karena Ade harus membayar biaya operasi dan perawatan intensif pihak RSCM sebesar Rp 91.695.976. 

Sebelumnya Ade mengalami kecelakaan saat dirinya bekerja menjadi kuli bangunan di Bogor, kedua tangan Ade harus diamputasi akibat tersengat aliran listrik saat bekerja.

Dari pengakuan salah satu putrinya Retna Levi Neswara (31) yang beralamat di Kampung Wado, RT 05, RW 07, Desa Mekar Raya, Kecamatan Kersamanah Kabupaten Garut, bahwa untuk membayar biaya pengobatan ayahnya selama dirawat di RSCM keluarganya tidak mampu mengingat besarnya biaya yang harus di bayar dengan kondisi ekonomi yang serba pas-pasan.

Baca  VIDEO: Detik-detik Bus Rombongan Siswa SD Terbalik di Tanjakan Selarong Puncak Bogor

”Keluarga kami memang berlatar belakang keluarga miskin, kami coba menempuh jalan dengan membuatkan BPJS kesehatan serta adminstrasi yang diperlukan seperti SKTM, namun BPJS kami ditolak oleh pihak RSCM.” ungkapnya, Minggu (12/5/19).

Pihaknya, sudah melakukan berbagai upaya dengan melakukan koordinasi dan meminta bantuan kepada pihak terkait seperti Dinas Sosial Kabupaten Garut, Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Baznas Kabupaten Garut, serta BPJS Kabupaten Garut, bahkan sampai melayangkan surat permohonan bantuan kepada Bupati Garut H Rudy Gunawan, namun semua upaya nya sampai saat ini tidak membuahkan hasil.


”Tanggal 10 Mei 2019 saya melayangkan surat permohonan bantuan kepada Bapak Bupati H. Rudy Gunawan, untuk dapat menjembatani masalah yang dihadapi dengan pihak RSCM, namun sampai sekarang pun tidak ada tanggapan dari beliau. (porosgarut)

TerkiniLeft Menu Icon