Home » Terkini » Disdikpora Akhirnya Copot Kepsek TK Kartika V-69 dan Ini Alasannya

Disdikpora Akhirnya Copot Kepsek TK Kartika V-69 dan Ini Alasannya

QARAO.com, Probolinggo – Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Kota Probolinggo, akhirnya mengambil sikap tegas dengan memberikan sanksi terhadap Hartatik (52) kepala sekolah Taman Kanak-Kanak Kartika V-69.

Sanksi itu, berupa pencopotan jabatan kepala di TK Kartika V-69. Lepas jabatan itu, berlaku mulai 23 Agustus besok hingga seterusnya.

Kepastian pencopotan sendiri disampaikan, Kepala Disdikpora Muhammad Maskur, saat melakukan press conference dengan awak media, yang digelar di Kantor Dinas Pendidikan Kota Probolinggo.

Dijelaskan Kadisdikpora, jika langkah pencopotan itu atas lalainya kepala sekolah, selaku pihak yang bertanggungjawab, atas pemakaian jubah, bercadar, dan bersenjata replika AK 47 saat mengikuti pawai HUT Kemerdekaan RI ke 73.

Baca  Mendikbud Temui Dandim 0820 dan Kapolresta Untuk Klarifikasi Kasus Viralnya Siswa TK Kartika V-69 Bercadar dan Menenteng Replika Senjata AK47

“Dari kroscek dan klarifikasi ke pihak bersangkutan, ia (Hartatik) mengakui kalo dirinya lalai atas siswanya,” kata Maskur, Rabu (22/08/2018).

“Per 23 Agustus besok, kepala sekolah akan dibebaskan dari jabatannya, dan sementara akan kami pindah tugaskan ke Kantor Disdikpora sebagai staff,” tukasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, gara-gara munculnya foto siswa TK berjubah, bercadar, dan bersenjata replika AK 47 di media sosial ‘Facebook’.

Foto tersebut, sontak menjadi kontroversi dan perdebatan oleh masyarakat. Tak sedikit warganet, dan masyarakat yang mengait-ngaitkannya dengan isu penyebaran faham radikalisme atau terorisme.

Bahkan, selain menyedot perhatian media nasional, viralnya foto itu juga menjadi sorotan media internasional.

Baca  Gelar Simulasi Antisipasi Pengendalian Masa Unjuk Rasa

Alasan yang memberatkan Hartatik (54) selaku Kepala Sekolah TK Kartika V-69, hingga dicopot dari jabatan kepala sekolah, lantaran pihak bersangkutan dinilai lalai atas siswanya.

Kadisdikpora Kota Probolinggo, Muhammad Maskur menyebut, meski tidak ada unsur kesengajaan, Hartatik sangat dianggap paling bertanggung jawab, dengan memerintahkan siswanya memakai jubah, cadar, dan bereplika senjata AK 47 saat mengikuti pawai peringatan HUT RI ke 73.

Disdikpora Akhirnya Copot Kepsek TK Kartika V-69 dan Ini Alasannya. (Foto: Risty)
Disdikpora Akhirnya Copot Kepsek TK Kartika V-69 dan Ini Alasannya. (Foto: Risty)

Inisiatif itu diambil Hartatik, guna meniru iring-iringan pengawalan ala Raja Salman, di Arab Saudi saat berkeliling di Kotanya.

“Jadi kepala sekolah lah, yang memerintahkan siswanya agar memakai jubah, bercadar, bersenjata replika saat pawai, meski pihak bersangkutan menyampaikan tidak ada unsur kesengajaan,” terangnya.

Baca  Pawai Budaya Yang Diikuti Ratusan Anak PAUD Dan TK Sisakan Masalah

Sementara itu, isi surat pencopotan jabatan Hartatik, dari kepala sekolah TK Kartika V-69 itu, disahkan melalui keluarnya Surat Perintah Tugas bernomor 820/ 22 35/ 425.103/ 2018.

Dalam isi surat itu, berbunyi Hartatik sebagai kepala sekolah TK Kartika V-69, per 23 Agustus 2018 sudah dipindah tugaskan dalam pangkat yang sama ke Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga Kota Probolinggo.

“Nanti Hartatik, akan ditugaskan sebagai staff di Kantor Disdikpora Kota Probolinggo, “jelas Maskur.

Sebagai informasi, saat menjabat sebagai kepala sekolah TK Kartika V-69 Kota Probolinggo, Hartatik membawahi 15 guru, dengan 58 siswa. Dalam jabatannya itu, Hartatik berpangkat Pembina Tk. I IV/b. (Risty)

Sabtu, 19 Oktober 2019