Home » Inform » Melihat Majikan Dipeluk Teman Seprofesi, Pembantu Cemburu Sekap Majikan
Melihat Majikan Dipeluk Teman Seprofesi, Pembantu Cemburu Sekap Majikan. (Foto: Risti)
Melihat Majikan Dipeluk Teman Seprofesi, Pembantu Cemburu Sekap Majikan. (Foto: Risti)

Melihat Majikan Dipeluk Teman Seprofesi, Pembantu Cemburu Sekap Majikan

QARAO.com, Probolinggo – Diduga cemburu karena melihat foto juragan perempuannya dipeluk teman seprofesinya, seorang pembantu bernama Husni (32), membuat video call ke guru yang merangkul, seakan-akan membuat drama penyekapan.

Karena korban bernama Nurhasanah (52), terancam. Teman sesama guru yang dicemburuin pelaku, langsung menyebarkan bahwa korban mau dibunuh oleh pembantunya dengan ancaman senjata tajam.

Kejadian terjadi tepat pukul 19:15 WIB, berita penyekapan membuat tempat kejadian perkara, di Jalan Cokroaminoto, Gang Sukun no 32, Rt 1/ Rw 8, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, membuat warga berdatangan ke TKP.

Beruntung korban dilepas sama pelaku, namun pelaku tetap tidak mau keluar dari kamar dengan mengancam akan Harakiri atau bunuh diri dengan pisau yang dibawanya, saat petugas dari satuan Reskrim dan sabhara membujuknya. Rabu (14/8/2019) malam.

Baca  Forkopinka Besuk Silahturahmi Ke Calon Kades

Pelaku bekerja di korban masih sekitar sebulan lebih ini, namun karena korban hidup sendiri dan hanya sama pelaku saja, membuat pelaku memiliki rasa cinta terhadap majikan yang memiliki 3 anak yang semua sudah berkeluarga, dan tidak tinggal dengan korban.

Melihat Majikan Dipeluk Teman Seprofesi, Pembantu Cemburu Sekap Majikan. (Foto: Risti)
Melihat Majikan Dipeluk Teman Seprofesi, Pembantu Cemburu Sekap Majikan. (Foto: Risti)

Menurut Bambang Santuso, Ketua RW 8, pelaku memiliki rasa cinta ke korban, berawal pelaku melihat foto Nurhasanah dirangkul temannya, tidak terima langsung di video call, jangan dipeluk lagi, kalau ngak akan saya bunuh, dan kabar mau dibunuh langsung disebarkan ke group guru tempat korban bekerja.

“Intinya pelaku cemburu, karena melihat foto di hp korban, ada foto teman guru korban merangkulnya, tidak terima pelaku langsung vidio call, jangan menggoda korban, kalau ngak akan saya bunuh, seperti drama penyekapan, korban dilepas, hanya saja pelaku ngak mau keluar kamar dan mengancam akan dibunuh” ujar ketua RT 8 ini.

Baca  Dinas Peternakan Kabupaten Probolinggo Sidak Penjual Hewan Kurban di Jalanan

Hingga berita diturunkan, pelaku masih belum bisa dibujuk keluar, atau menyerahkan diri, meski personil polisi dan TNI dari Kodim 0820 melakukan tindakan resprensiv.

[risti] — via qarao-post

Senin, 16 Desember 2019