Home » Terkini » Mengaku Sekretaris Pribadi Kapolri, Pria Ini Meraup Rp 1 Miliar dari Korban
Mengaku Sekretaris Pribadi Kapolri, Pria Ini Meraup Rp 1 Miliar dari Korban (Ilustrasi Borgol: iStockphoto/BrianAJackson)
Mengaku Sekretaris Pribadi Kapolri, Pria Ini Meraup Rp 1 Miliar dari Korban (Ilustrasi Borgol: iStockphoto/BrianAJackson)

Mengaku Sekretaris Pribadi Kapolri, Pria Ini Meraup Rp 1 Miliar dari Korban

QARAO.com, Jakarta – Anggota Polda Metro Jaya membekuk seorang pria asal Bojongsari Depok, Jawa Barat bernama Rahmat Hidayat (33) dalam kasus penipuan. 

Rahmat melancarkan aksinya dengan bermoduskan mengaku sebagai Sekretaris Pribadi (Sespri) Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk melakukan tindak kriminal.

Mengaku Sekretaris Pribadi Kapolri, Pria Ini Meraup Rp 1 Miliar dari Korban (Ilustrasi Borgol: iStockphoto/BrianAJackson)
Mengaku Sekretaris Pribadi Kapolri, Pria Ini Meraup Rp 1 Miliar dari Korban (Ilustrasi Borgol: iStockphoto/BrianAJackson)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan Tim Opsnal Unit 1 Subdit 3 Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah menangkap pelaku. 

Penyelidikan pun dimulai setelah salah satu korban bernama Eloza Rozaki membuat laporan yang terdaftar dengan nomor LP /4319/VIII/2018/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 15 Agustus 2018.

“Telah berhasil melakukan pengungkapan dan penangkapan terhadap satu orang pelaku tindak pidana penipuan dan atau penggelapan pada 15 Agustus 2018 di Bojong Sari, Depok,” kata Argo, Selasa (25/9/2018).

Baca  Jangan Sebarluaskan Pesan Hoax, Itu Tidak Benar, Kata Kacab BPJS Kesehatan

Menurut Argo, peristiwa itu terjadi Mei 2017 di Jakarta Selatan. Pelaku bertemu dengan korban dan mengaku sebagai Sespri (Sekretaris Pribadi Kapolri).

Saat itu, pelaku mengatakan kepada korban bahwa pelaku dapat mempertemukan korban dengan petinggi Polri tersebut. Namun, pelaku meminta uang imbalan kepada korban sebesar Rp1 miliar.

Eloza lantas mempercayai janji Rahmat. Dia akhirnya menuruti permintaan uang sejumlah Rp1 miliar yang diminta Rahmat secara bertahap melalui cek.

“Karena merasa percaya, korban memberikan cek secara bertahap sebanyak tiga lembar dengan total Rp1 miliar,” ujar Argo.

Berbekal laporan itu, polisi memburu dan menangkap Rahmat di kawasan Bojongsari, Depok, Jawa Barat. 

Dari penangkapan itu polisi menyita sejumlah barang bukti seperti:

  • Dua unit ponsel merek Nokia,
  • Satu buah dompet warna hitam,
  • Satu buah kartu ATM Bank Mandiri,
  • Satu buah buku tabungan Paspor BCA,
  • Satu buah SIM C,
  • Satu unit laptop merek Acer.
Baca  Menipu Beli 30 Ribu Biji Batu Bata, Pria Cepak Ngaku Anggota TNI Ditangkap

Atas kasus penipuan yang mengatasnamakan Sekretaris Pribadi Kapolri, saat ini Rahmat telah mendekam di rumah tahanan (rutan) Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya. 

Mengaku Sekretaris Pribadi Kapolri, Pria Ini Meraup Rp 1 Miliar dari Korban (Ilustrasi Penjara: familienieuws.com)
Mengaku Sekretaris Pribadi Kapolri, Pria Ini Meraup Rp 1 Miliar dari Korban (Ilustrasi Penjara: familienieuws.com)

Tersangka dikenakan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan Pasal 378 dan Pasal 372 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman penjara di atas lima tahun. (rnd)

Rabu, 22 Januari 2020