Home » Jurnal » Menguak Temuan Jam Matahari Purba di Tengah Perkebunan Jagung
FA603EB9 B2C0 42C9 89B6 AC6D263C048C
FA603EB9 B2C0 42C9 89B6 AC6D263C048C

Menguak Temuan Jam Matahari Purba di Tengah Perkebunan Jagung

QARAO.com, Kediri – Danramil Kandangan Kapten Chb Mulyono bersama MC yang sudah memiliki nama di Kediri, Cak Khoirul dan M.Dardiri, warga setempat, melihat langsung benda yang diyakini berstatus situs kuno, Sabtu (28/9/19) di Dusun Bioro, Desa Kandangan, Kecamatan Kandangan.

C060B412 AF9A 4257 A44C 6AA40922B51C
Menguak Temuan Jam Matahari Purba di Tengah Perkebunan Jagung. (foto: dodik)

Menurut beberapa sumber informasi, benda tersebut adalah jam matahari purbakala, dan hingga saat ini, kondisi benda ini masih belum mendapatkan ruang khusus, sebagaimana benda-benda kuno berstatus cagar budaya.

Di bagian bawah batu tersebut, ada 3 lobang dengan kedalaman yang berbeda, 1 lobang berkedalaman 1,5 centimeter, dan 2 lobang lainnya berkedalaman 3 centimeter.

Disisi lainnya, ada batu yang menonjol berbentuk plat berukuran panjang 18 centimeter dan lebar 5 centimeter, serta ketebalan 1 centimeter.

Menguak Temuan Jam Matahari Purba di Tengah Perkebunan Jagung. (foto: dodik)
Menguak Temuan Jam Matahari Purba di Tengah Perkebunan Jagung. (foto: dodik)

Sedangkan di bagian atas batu, terlihat seperti guritan, namun benar tidaknya itu guritan buatan atau batu yang mengeropos, tidak dapat dipastikan.

Baca  Eksplorasi Riwayat Air Terjun Irenggolo

Demikian juga bagian paling atas, terlihat seperti guritan, tapi sangat dipastikan benar tidaknya, karena mungkin batu yang mengeropos akibat tetesan air hujan.

Untuk membuktikan benar tidaknya benda kuno itu adalah jam matahari, dibuatlah tanda-tanda dari permukaan tanah di sekitar benda tersebut, berbentuk melingkar 360 derajat.

Untuk memudahkan mengamati pergerakan bayangan benda tersebut, diletakkan 24 batu, dan masing-masing batu berjarak 15 derajat.

Menguak Temuan Jam Matahari Purba di Tengah Perkebunan Jagung. (foto: dodik)
Menguak Temuan Jam Matahari Purba di Tengah Perkebunan Jagung. (foto: dodik)

Dalam prakteknya, pengamatan bayangan tidak bisa sempurna sesuai harapan, lantaran kondisi batu kuno tersebut tepat berada di areal perkebunan jagung, dan tanaman jagung di sekitarnya menghalangi pergerakan bayangan.

Di bagian paling atas benda tersebut, diletakkan kompas dari aplikasi ponsel. Hasilnya, sangat mengejutkan, setiap sudut sisi menunjukkan arah mata angin dengan ketepatan 100%, dari arah Barat, Timur, Utara maupun Selatan.

“Setelah kita letakkan kompas di atasnya, jarum kompas menunjukkan arah yang tepat, sesuai sisi batu ini, sisi Barat, Timur, Utara, Selatan, sesuai semua. Ini menunjukkan bahwa nenek moyang kita sudah memiliki pengetahuan yang tinggi,” kata Kapten Chb Mulyono.

Baca  Beberapa Peristiwa Dunia di Bulan Agustus
Menguak Temuan Jam Matahari Purba di Tengah Perkebunan Jagung. (foto: dodik)
Menguak Temuan Jam Matahari Purba di Tengah Perkebunan Jagung. (foto: dodik)

Yang paling mengejutkan lagi, lokasi benda yang diyakini jam matahari purbakala tersebut dengan keberadaan tugu atau prasati situs Gentong Bioro yang berjarak sekitar 100 meter, persis arah Selatan (berdasarkan google map dan kompas).

Terkait korelasi kedua benda yang lokasinya berjauhan tersebut, Kapten Chb Mulyono tidak mau mengomentarinya, apakah kedua benda (jam matahari dan prasasti situs Gentong Bioro) tersebut memiliki hubungan atau keduanya dibuat pada masa atau jaman yang sama.

Menguak Temuan Jam Matahari Purba di Tengah Perkebunan Jagung. (foto: dodik)
Menguak Temuan Jam Matahari Purba di Tengah Perkebunan Jagung. (foto: dodik)

Demikian juga latarbelakang dari benda kuno yang diyakini jam matahari itu, dari masa kerajaan apa, di masa pemerintahan raja siapa, dan tahun berapa dibuat, masih penuh misteri, lantaran tidak adanya support bukti otentik yang mendampinginya.

Baca  Ternyata Patung Liberty Bukan Patung Asli Amerika

Terlebih lagi, ia hanya sekedar ingin membuktikan kebenaran dari informasi yang diterimanya, bahwa benda yang terletak di tengah perkebunan jagung itu, kemungkinan besar adalah jam matahari purbakala. Sedangkan benar tidaknya informasi itu, pihak berkompetenlah yang berhak menentukannya. (dodik)

 

Video Youtube – BRW5 TV

Menguak Temuan Jam Matahari Purba di Tengah Perkebunan Jagung

https://www.youtube.com/watch?v=PoTPc1wePTc

Jum'at, 6 Desember 2019