Home » Terkini » Nekat Judi Togel di Bulan Ramadhan Dibekuk Polisi
Nekat Judi Togel di Bulan Ramadhan Dibekuk Polisi (Foto: Risty)

Nekat Judi Togel di Bulan Ramadhan Dibekuk Polisi

QARAO.com, Probolinggo – Nekat edarkan totoan gelap (Togel) selama ramadan, seorang bandar togel di Probolinggo akhirnya dibekuk anggota Satreskrim Polres Probolinggo, Minggu (19/5/2019).

Adalah Edi Bambang Sundoro bin Cahyono (43), Warga Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo. Edi dibekuk petugas, saat tengah menjalankan bisnis haramnya di sebuah warnet (warung internet), yang berada di sekitar jalan raya Paiton – Situbondo 889.

Nekat Judi Togel di Bulan Ramadhan Dibekuk Polisi (Foto: Risty)

Tak sendiri, Edi diringkus bersama rekannya Misnawar Bin Munaki (52), Warga Desa Karanganyar, Kecamatan Paiton, Kabupaten yang sama. Misnawar merupakan penombok, atau pembeli kupon togel.

Usai diringkus beserta barang buktinya, kedua pelaku judi Togel langsung digelandang petugas ke Mapolres Probolinggo, guna diproses hukum secara lebih lanjut.

Baca  Rupiah Terus Menguat Terhadap Dollar ke Kisaran Rp 14.500
Nekat Judi Togel di Bulan Ramadhan Dibekuk Polisi (Foto: Risty)

Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto mengatakan, penangkapan keduanya diawali dengan adanya informasi masyarakat, yang resah atas maraknya judi Togel selama ramadan di kampungnya.

Nekat Judi Togel di Bulan Ramadhan Dibekuk Polisi (Foto: Risty)

Mendapati hal itu, ia lantas memerintahkan anggotanya guna melakukan penelusuran, serta penangkapan terhadap para pelaku. Setelah mendapatkan informasi yang akurat tentang keberadaan pelaku, petugas langsung melakukan penggerebekan.

“Awalnya kami dapat laporan warga, setelah ditelusuri benar tengah ada judi totoan gelap atau Togel. Anggota pun langsung meringkus tersangka, bersama barang buktinya dan langsung dibawa ke Mapolres,”terang Kapolres.

Dari penangkapan tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti uang tunai senilai Rp 2,6 juta, serta sebuah telepon genggam yang digunakan tersangka guna melancarkan bisnis haramnya.

Baca  Gempa yang Guncang Sulawesi Tengah Berkekuatan 200 Kali Bom Hiroshima yang Menghancurkan Jepang

“Untuk proses hukumnya, tersangka akan dijerat Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman sekitar 5 tahun penjara,”tegasnya.


. (Risty)

TerkiniLeft Menu Icon