Home » Pilihan » Pelawak Qomar Palsukan Ijazah Saat Calonkan Diri Sebagai Rektor, Ditangkap Polisi
Pelawak Qomar Palsukan Ijazah, Jadi Tahanan Kota Karena Faktor Kesehatan. (Foto: detikcom)
Pelawak Qomar Palsukan Ijazah, Jadi Tahanan Kota Karena Faktor Kesehatan. (Foto: detikcom)

Pelawak Qomar Palsukan Ijazah Saat Calonkan Diri Sebagai Rektor, Ditangkap Polisi

QARAO.com, Cirebon – Lama tak terdengar dari panggung politik dan hiburan tanah air, kabar mengejutkan datang dari pelawak senior Nurul Qomar. 

Komedian yang juga mantan legislator Partai Demokrat itu ditangkap oleh anggota Polres Brebes, Jawa Tengah, lantaran diduga melakukan pemalsuan ijazah Master (S2) dan Doktor (S3).

Pelawak Qomar Palsukan Ijazah Saat Calonkan Diri Sebagai Rektor, Ditangkap Polisi. (Foto: detikcom)
Pelawak Qomar Palsukan Ijazah Saat Calonkan Diri Sebagai Rektor, Ditangkap Polisi. (Foto: detikcom)

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Triatmaja membenarkan penangkapan Qomar. Saat ini kasusnya tengah ditangani oleh jajaran Polres Brebes.

“Ya (saudara Qomar telah ditangkap),” ujar Agus, Selasa (25/6/19).

Kasus ini berawal saat Qomar maju sebagai Rektor Universitas Muhadi Setiabudi (UMUS) Brebes, Jateng pada 2017 lalu. 

Baca  Tol Paspro Masih Belum Memiliki Tarif Resmi

Ijazah palsu ini digunakan sebagai syarat pencalonan tersebut hingga akhirnya dia terpilih sebagai rektor.

Pelawak Qomar Palsukan Ijazah Saat Calonkan Diri Sebagai Rektor, Ditangkap Polisi. (Foto: tempo)
Pelawak Qomar Palsukan Ijazah Saat Calonkan Diri Sebagai Rektor, Ditangkap Polisi. (Foto: tempo)

Namun, pada 26 September 2018 seorang warga atas nama Muhadi S membuat laporan polisi (LP) atas dugaan penggunaan ijazah palsu ini. Hingga akhirnya Qomar ditetapkan sebagai tersangka.

Kemudian polisi mengagendakan pemeriksaan kepada Qomar. Namun, Calon legislatif Partai Nasdem 2019 itu tak kunjung memenuhi panggilan penyidik. 

Hingga akhirnya pada Senin (24/6/19) malam Qomar dijemput paksa oleh petugas di kediamannya di daerah Cirebon, Jawa Barat.

“Iya, yang bersangkutan dijemput paksa oleh petugas,” jelas Agus.

Dalam kasus ini, sejumlah alat bukti diamankan oleh petugas. Yakni berupa satu lembar curriculum vitae (CV), sebuah surat keterangan dan sebuah surat klarifikasi. 

Sedangkan untuk ijazah palsunya sendiri tertera atas nama salah satu universitas negeri di Jakarta.

Baca  Debu Vulkanik Bromo Berbahaya Ke Tanaman Kentang dan Kubis Milik Petani di Lereng Gunung Bromo

Komedian yang sempat tergabung dalam grup lawak Empat Sekawan ini dijerat dengan pasal 263 ayat (2) Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang penggunaan surat palsu. (jawapos)

Jum'at, 20 September 2019