Home » Terkini » Pemerintah Akan Bangun Tol Pematang Siantar demi Danau Toba

Pemerintah Akan Bangun Tol Pematang Siantar demi Danau Toba

QARAO.com, Jakarta – Pemerintah memastikan akan segera membangun lagi tol untuk menyambungkan tol yang sekarang sudah dibangun di Sumatera Utara. Tol ini akan dibangun hingga kota Pematang Siantar.

Basuki Hadimuljono selaku Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), mengungkapkan bahwa pembangunan tol hingga Kota Pematang Siantar itu ditujukan untuk memudahkan akses menuju Danau Toba dari Bandara Kualanamu dan Kota Medan.

Pemerintah Akan Bangun Tol Pematang Siantar demi Danau Toba. Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Presidenri.go.id)
Pemerintah Akan Bangun Tol Pematang Siantar demi Danau Toba. Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: Presidenri.go.id)

Diketahui, Sumatera Utara sudah memiliki Tol Medan, Tol Kualanamu, dan Tol Tebing Tinggi yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 13 Oktober 2017 silam.

Adanya tol Medan Kualanamu-Tebing Tinggi akan mempersingkat waktu tempuh dari Bandara Kualanamu ke Danau Toba menjadi lebih singkat dari saat ini 4-5 jam menjadi 1,5 hingga 2 jam saja. Bahkan, nantinya semua akan terhubungkan dengan Tol mulai dari Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dan disambung lagi dari Tebing Tinggi ke Pematang Siantar hingga Parapat.

Baca  Survei: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Dua Kali Lipat Dari Prabowo-Sandiaga
Pemerintah Akan Bangun Tol Pematang Siantar demi Danau Toba. (Foto: Dok. PUPR/Ditjen Bina Marga)
Pemerintah Akan Bangun Tol Pematang Siantar demi Danau Toba. (Foto: Dok. PUPR/Ditjen Bina Marga)

Jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan) memiliki panjang total 10,75 km dimana 7,5 Km di antaranya dibangun oleh Pemerintah dan 3,25 Km dibangun oleh PT Jasamarga Kualanamu Tol (JMKT) selaku anak usaha PT Jasa Marga (persero).

Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I (SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan) menghubungkan Jalan Tol Eksisting Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dengan Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi II-VI (Kualanamu-Sei Rampah) yang telah beroperasi.

Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Seksi I-VI akan menjadi akses infrastruktur untuk meningkatkan taraf perekonomian di Pulau Sumatera, khususnya Sumatera Utara.

Untuk menyambung Tol Tebing Tinggi ke Kota Pematang Siantar, Basuki enggan membeberkan secara detail pajang tol yang akan dibangun.

Baca  Jokowi Gratiskan Tol Jembatan Suramadu, Jokowi: Negara Tidak Rugi

“Kita sedang meninjau lokasi dan pembebasan lahan. Bukan kendala untuk pembebasan lahan. Tapi itu pernak-pernik pembebasan lahan. Kita mempunyai perangkat undang-undang dan mempunyai mekanisme,” katanya usai membuka Pertemuan Ilmiah Tahunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia ke-35 di kampus Universitas Sumatera Utara di Medan pada Jumat malam, 7 September 2018.

Pemerintah Akan Bangun Tol Pematang Siantar demi Danau Toba. Jalan Tol Medan-Kualanamu Seksi I. (Foto: Dok. PUPR/Ditjen Bina Marga)
Pemerintah Akan Bangun Tol Pematang Siantar demi Danau Toba. Jalan Tol Medan-Kualanamu Seksi I. (Foto: Dok. PUPR/Ditjen Bina Marga)

Basuki menjelaskan, konektivitas tengah dilakukan antara jalan udara ke jalur darat untuk menuju Danau Toba. Konektivitas ini akan memudahkan wisatawan lokal dan wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Danau Toba.

“Karena kawasan Danau Toba, ada Bandara Silangit, Bandara Sibisa, ada Bandara Kualanamu. Dari Bandara Kualanamu ada konektivitas ke Danau Toba,” ujar Menteri.

Baca  Presiden Jokowi Apresiasi Pembentukan Kontingen Gabungan Kedua Korea pada Asian Games

Dengan pembangunan tol Pematang Siantar, jarak tempuh dari Kota Medan dan Bandara Kualanamu diklaim lebih singkat, yaitu hanya sekitar 3-4 jam. Padahal sebelum ada tol, waktu tempuh mencapai 5-6 jam. (rnd)

Selasa, 20 Agustus 2019