Home » Terkini » Pemkab Probolinggo Kenalkan Wisata Gunung Bromo ke Mancanegara Dengan Gelar Lomba Lukis di Puncak Seruni Point
Pemkab Probolinggo Kenalkan Wisata Gunung Bromo ke Mancanegara Dengan Gelar Lomba Lukis di Puncak Seruni Point (Foto: Risty)

Pemkab Probolinggo Kenalkan Wisata Gunung Bromo ke Mancanegara Dengan Gelar Lomba Lukis di Puncak Seruni Point

QARAO.com, Probolinggo – Ratusan seniman lukis se-Nusantara, warnai momen Peringatan Hari Sumpah Pemuda, di areal obyek wisata Gunung Bromo, Jawa Timur, Minggu (28/10/2018).

Para seniman lukis, yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia itu, menumpahkan kreasinya pada kanvas putih, di atas Puncak Seruni Point, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Beragam lukisan pun, dihasilkan para seniman lukis yang tergabung dalam acara, “Bromo Healt and Art Camp 2018”.

Mulai dari lukisan pemandangan Gunung Bromo bersanding dengan Gunung Batok, Jeep Bromo, hingga Sunrise di Gunung Bromo digambarkan para seniman lukis.

Selain menggunakan teknik kuas, ada pula seniman lukis yang menumpahkan kreasinya. menggunakan teknik roll.

Baca Juga  Kejurda Road Race Terbuka 2018 Kota Probolinggo Diikuti 15 Pembalap Cilik di Kelas Mini GP 50 Cc

Seperti yang dilakukan, Ireng Wawan seniman lukis asal Kabupaten Semarang, yang tergabung dalam komunitas seniman lukis Basemar.


Wawan mengatakan, Tema yang ia angkat dalam lukisannya yakni, legenda tentang Gunung Bromo yang mengisahkan Roro Anteng dan Joko Segger.

Pemkab Probolinggo Kenalkan Wisata Gunung Bromo ke Mancanegara Dengan Gelar Lomba Lukis di Puncak Seruni Point (Foto: Risty)

“Saya harap acara seperti ini terus ada, tak hanya di Bromo, tapi di seluruh Jawa Timur juga. Agar seni lukis dan keanekaragaman budaya bangsa, terus terjaga,”ujar Wawan.

Senada disampaikan Totok Kui, seniman lukis asal Ambara. Ia mengambil tema Gunung Bromo mendunia dalam karyanya, karena sudah terkenal di dunia. Dalam karya lukisnya, Totok sendiri menggunakan teknik kuas.

Baca Juga  Polres Probolinggo Kota Fasilitasi Silaturahmi Pesilat Kota Probolinggo

“Gunung Bromo terlihat indah dengan sunrisenya, maka saya ingin aplikasikan itu dalam sebuah lukisan berwarna merah keemasan,”ungkap Totok.

Sementara penyelenggara acara, dr Mirra Samiyah menyampaikan, adanya kegiatan melukisan di Puncak Seruni Point, bertujuan mengenalkan wisata Gunung Bromo kepada mata dunia.

Melalui lukisan diharapkan, wisatawan dari berbagai negara, bisa tahu tentang keanekaragaman adat dan budaya Indonesia.

Sebagian lukisan, nantinya akan dilelang dimana hasilnya akan didonasikan untuk korban gempa Palu, Sigi, dan Donggala.

“Besar harapan kami, agar karya lukisan para seniman ini bisa laku terjual agar hasilnya bisa didonasikan,”terangnya.

. (Risty)

TerkiniLeft Menu Icon