Home » Inform » Pengedar Sabu Ditangkap Dijalur Pantura Probolinggo
Pengedar Sabu Ditangkap Dijalur Pantura Probolinggo. (Foto: Risty)
Pengedar Sabu Ditangkap Dijalur Pantura Probolinggo. (Foto: Risty)

Pengedar Sabu Ditangkap Dijalur Pantura Probolinggo

QARAO.com, Probolinggo – Seorang diduga pengedar narkoba, ditangkap Satreskoba Polres Probolinggo di jalur Pantura Semampir, Kecamatan Kraksaan.

Saat ditangkap, pelaku yang diketahui bernama Saiful Bahri (40) tengah mengendarai jasa ojek. Diduga pelaku hendak mengedarkan, barang haramnya ke konsumennya.

Kasatreskoba Polres Probolinggo, Iptu Sujilan membenarkan, adanya aksi penangkapan tersebut. Menurutnya penangkapan pria diduga pengedar narkoba itu.

Merupakan Warga Dusun Pendopo, Desa Kalikajar Wetan, Kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo itu, terjadi Kamis sore (12/9/2019).

“Benar anggota mengamankan dua orang pelaku, Dimana satu pelaku diduga pengedar narkoba, dan satunya tukang ojek. Untuk tukang ojek tetap kami amankan, sebagai saksi,”terang Sujilan, Sabtu (14/9/19).

Baca  Polisi Syariah Aceh Razia Pengendara Berbaju Ketat, 46 Orang Terjaring Razia

Lanjut Sujilan menyebut, jika terduga pengedar narkoba telah lama menjadi incaran dan buruan petugas. Penangkapan dilakukan mendadak di pinggir jalan, guna menghindari kaburnya pelaku dari sergapan petugas.

Pengedar Sabu Ditangkap Dijalur Pantura Probolinggo. (Foto: Risty)
Pengedar Sabu Ditangkap Dijalur Pantura Probolinggo. (Foto: Risty)

“sebenarnya pelaku sudah dibuntuti petugas, selama diperjalanan sampai akhirnya bisa ditangkap. Beruntung pelaku berhasil diamankan, tanpa perlawanan,”tukasnya.

Atas penangkapan itu, Sujilan menyebut, petugas mengamankan dua poket narkotika jenis Sabu seberat 0,35 gram dan seberat 1,56 gram, dimana masing – masing dibungkus plastik. Serta satu bungkus plastik klip warna bening, dan satu unit HP merk LG.

Sementara guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku menurut Sujilan akan dijerat Pasal 114 (1) sub 112 (1) UU RI No 35 Th 2009 tentang Narkotika.

Baca  Promo Pariwisata DKI Pakai Influencer Asing Rp 5 Miliar Batal, Begini Penjelasannya

Dimana pelaku telah berbuat tindak pidana, berupa tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan, dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I bukan tanaman jenis sabu dan tanpa hak.

[risty]

— via qarao-post

Rabu, 22 Januari 2020