Home » Terkini » Pesan Walikota Probolinggo Ke Para Pelaku Usaha UMKM Jaga Kwalitas Dan Rasa Agar Laku Dipasaran Saat Menutup Probolinggo Food Festival 2019
Pesan Walikota Probolinggo Ke Para Pelaku Usaha UMKM Jaga Kwalitas Dan Rasa Agar Laku Dipasaran Saat Menutup Probolinggo Food Festival 2019 (Foto: Risty)

Pesan Walikota Probolinggo Ke Para Pelaku Usaha UMKM Jaga Kwalitas Dan Rasa Agar Laku Dipasaran Saat Menutup Probolinggo Food Festival 2019

QARAO.com, Probolinggo – Penutupan Probolinggo Food Festival 2019 digelar 2 hari sejak Sabtu – Minggu 09 – 10 Februari 2019 di gelar di pelataran Ekowisata Bakau BJBR (Bee Jay Bakau Resort) di Pantai Perikanan Mayangan, Kota Probolinggo, di tutup langsung Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin. Minggu (10/02/19) malam.

Dihadiri Sekda dan seluruh jajaran OPD Pemkot Probolinggo, beserta tamu undangan acara penutupan Probolinggo Food Festval, yang di gelar Hipmi (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) yang di sponsori Bank BNI serta BJBR Group.

Acara yang diawali dengan Lomba Masak Ikan Asap yang digelar di cafe tenda atas laut, dan pameran UMKM ( Usaha Mikro Kecil Menengah) beragam hasil olahan laut di lapak – lapak tenda pameran, seperti makanan, minuman, camilan, minuman dari olahan kelautan dan perikanan, juga tak luput kerajinan juga meriahkan pameran UMKM ini.

Baca  Diduga Tak Punya Uang Buat Lebaran, Ibu dan Anak Bunuh Diri Minum Racun Potas
Pesan Walikota Probolinggo Ke Para Pelaku Usaha UMKM Jaga Kwalitas Dan Rasa Agar Laku Dipasaran Saat Menutup Probolinggo Food Festival 2019 (Foto: Risty)

Para tamu undangan yang hadir di acara closing acara ini, di beri hiburan berbagai penampilan musik dan tari dari kesenian khas Probolinggo dan group musik band ‘Rusak Band’ dengan bintang artis lokal maupun dari Surabaya, meriahkan acara untuk peningkatan perekonomian usaha milik masyarakat Pesisir Pantai Utara ini.

Acara bisa dikatakan cukup sukses ini, akan digelar rutin setiap tahun, agar produk olahan ikan laut dan semua kerajinan yang ada di Kota dan Kabupaten Probolinggo bisa lebih dikenal dan laku di pasaran baik lokal maupun di daerah lain, dan nantinya bisa Go Internasional.

Pesan Walikota Probolinggo Ke Para Pelaku Usaha UMKM Jaga Kwalitas Dan Rasa Agar Laku Dipasaran Saat Menutup Probolinggo Food Festival 2019 (Foto: Risty)

Menurut Munawan Hasyim, koordinator UMKM olahan laut, semoga kedepan setelah pameran, produk olahan laut masyarakat Kota dan Kabupaten Probolinggo, lebih laku di pasar lokal dan seantero Nusantara, kalau bisa Go dunia.

Baca  Bekas Perusahaan Sandiaga Uno Didakwa Korupsi Banyak Proyek Oleh Jaksa KPK

“Semoga kedepan acara Probolinggo Food Festival 2019, yang di gelar Pemerintah Kota Probolinggo dengan Hipmi ini, bisa mendongkrak perekonomian khusus UMKM milik warga di pesisir pantai utara, dan bisa lebih maju lagi usahanya” tegas Munawan saat di temui di acara penutupan PFF 2019.

Pesan Walikota Probolinggo Ke Para Pelaku Usaha UMKM Jaga Kwalitas Dan Rasa Agar Laku Dipasaran Saat Menutup Probolinggo Food Festival 2019 (Foto: Risty)

Habib Hadi Zainal Abidin, Walikota Probolinggo baru, memberikan apresiasi dengan kegiatan positif yang di gelar Hipmi, BJBR Group, Bank BNI dan sponsor kegiatan ini, kami sangat berterimakasih dengan acara yang bisa mendongkrak perekonomian dan kesejahteraan para usaha yang ada di Kota Probolinggo, Mari buat kegiatan lain, baik sektor pariwisata, pameran, dan kegiatan yang mendukung perekonomian masyarakat, paski kita suport maksimal dari Pemkot Probolinggo.

“Cukup bagus kegiatan Probolinggo Food Festival yang di gelar 2 hari ini, karena akan bisa meningkatkan para usaha kecil menengah yang ada di Kota Probolinggo, baik makanan, minuman, camilan, Kerajinan apapun bisa lebih dikenal masyarakat lokal, maupun dari daerah – daerah lain, kalau bisa kita dorong pasarkan ke pangsa pasar Dunia nantinya” tegas Habib Hadi Walikota Probolinggo saat ditemui sejumlah awak media.

Baca  Petugas KPK Gadungan Ditangkap, Setelah Peras Pejabat dan Wakil Bupati Cianjur

“Sangat berat menutup acara kegiatan ini yang hanya 2 hari digelar, banyak dirasakan positif oleh warga dan para pelaku usaha khusus kuliner hasil laut, sangat laku keras di pameran di beli pengunjung, semoga bisa digelar dan dibuat agenda tahunan” jelasnya.

Kami berharap ke para pelaku UMKM olahan laut bisa lebih kreasi menciptakan makanan dan camilan yang lebih enak, dan jaga kwalitas agar bisa laku di pasaran, dan bisa berkembang usahanya nanti.

. (Risty)

Kamis, 22 Agustus 2019