Home » Terkini » Polda Papua Gagalkan Penyelundupan 5.050 Kura-kura Moncong Babi
Polda Papua Gagalkan Penyelundupan 5.050 Kura-kura Moncong Babi (Foto: KemenLHK)
Polda Papua Gagalkan Penyelundupan 5.050 Kura-kura Moncong Babi (Foto: KemenLHK)

Polda Papua Gagalkan Penyelundupan 5.050 Kura-kura Moncong Babi

QARAO.com, Jayapura – Anggota Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua berhasil mengamankan 5.050 ekor kura-kura moncong babi yang diselundupkan dari Agats, Kabupaten Asmat ke Timika Kabupaten Mimika, Selasa (26/3/19).

“Penangkapan berawal saat tim melakukan pengembangan penyelidikan, setelah itu tim mendatangi lokasi dan menemukan tersangka bersama barang bukti di TKP. Penangkapan dipimpin oleh Ipda Irmun Jaya, S.H., bersama dengan tiga personel lainnya yaitu Aipda. Abd. Rifai Duwila, S.H., Brigpol. Marthen Luther Wengge, Briptu Syarif Mazhar Al-Idrus,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal, Selasa (26/3/19) malam WIT.

Polda Papua Gagalkan Penyelundupan 5.050 Kura-kura Moncong Babi (Foto: istimewa)
Polda Papua Gagalkan Penyelundupan 5.050 Kura-kura Moncong Babi (Foto: istimewa)

Menurutnya, kedua pelaku ditangkap karena diduga kuat melakukan tindak pidana di bidang Konservasi Sumber daya alam hayati dan ekosistemnya, sebagaimana dimaksud dalam UU RI No. 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, yaitu menampung dan memiliki Satwa dilindungi jenis Kura-Kura Moncong Babi (carettochelys insculpta).

Baca  Rawan Bencana, DPR RI Desak Bandara NYIA Kulon Progo Tunda Operasional

Dia merinci satwa yang disita diperkirakan berjumlah 5.050 dengan rincian 250 ekor dalam keadaan mati dan 4.800 dalam keadaan hidup.

“Satwa tersebut di bawa oleh kedua orang tersebut dari Agats Kabupaten Asmat ke Timika Kabupaten Mimika dan ditampung dalam rumah di Jalan Irigasi Gg. Durian Timika Kab. Mimika, Papua,” ujarnya.

Polda Papua Gagalkan Penyelundupan 5.050 Kura-kura Moncong Babi (Foto: KemenLHK)
Polda Papua Gagalkan Penyelundupan 5.050 Kura-kura Moncong Babi (Foto: KemenLHK)

Langkah-langkah kepolisian yang diambil adalah mengamakan pelaku dan barang bukti ke Mapolres Mimika, melakukan penyelidikan dan penyidikan, dan membuat laporan polisi. 

Kasus ini telah ditangani oleh Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Papua didukung Satreskrim Polres Mimika.

“Pelaku penyelundupan satwa tersebut dapat dijerat dengan Pasal 40 Ayat (2) Jo Pasal 21 Ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistem dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 tahun dan denda paling banyak Rp. 100 juta,” kata Kamal. (suara pembaruan)

Selasa, 12 November 2019