Home » Terkini » Puluhan PKL Tempati Relokasi Sementara Di GOR A.YANI
Puluhan PKL Tempati Relokasi Sementara Di GOR A.YANI (Foto: Risty)

Puluhan PKL Tempati Relokasi Sementara Di GOR A.YANI

QARAO.com, Probolinggo – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menggunakan mobil untuk sementara menempati lokasi sekitar GOR A. Yani Kota Probolinggo untuk berjualan.

Kedepannya Pemerintah Kota Probolinggo melalui DKUPP (Dinas koperasi,Usaha Mikro Dan Perdagangan) akan mencarikan tempat berjualan yang lebih representatif.

Hal itu dilakukan Pemkot Probolinggo, Pasca penertiban PKL disepanjang Jalan Cokroaminoto dan Jalan Mastrip Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo waktu lalu. Selasa (2/10/2018).

Puluhan PKL Tempati Relokasi Sementara Di GOR A.YANI (Foto: Risty)

Kepala DKUPP Kota Probolinggo,Gatot Wahyudi mengatakan, bahwa penataan ini merupakan relokasi tahap awal, kedepannya Pemerintah akan mencarikan tempat berjualan yang lebih representatif.

Setiap Pedagang Kaki Lima yang ada di wilayah jalan Cokroaminoto dan Mastrip ini akan dikelompokkan sesuai dengan barang yang dijual untuk mempermudah.

Baca  Operasi Pekat Semeru 2019 Polres Probolinggo Musnahkan 1132 Botol Miras Dan 1900 Pil Koplo

“Untuk penataan akan dilakukan disebelah selatan GOR A. YANI. Akses menuju kedalam GOR akan tetap dibuka agar memudahkan pengunjung,”terangnya.

Puluhan PKL Tempati Relokasi Sementara Di GOR A.YANI (Foto: Risty)

Gatot menambahkan, jika tempat yang disediakan tidak boleh diperjual belikan dan tidak diperkenankan keluar dari areal yang telah ditentukan.

“Tempat yang disediakan ini tidak boleh diperjual belikan, dan tidak boleh keluar atau pindah dari tempat yang diperoleh, serta tidak diperbolehkan ada PKL yang tidak terdaftar, semua PKL bisa berjualan dan pegunjung bisa nyaman untuk berbelanja,”terangnya.

Sementara itu,Kasatpol PP Kota Probolinggo, Agus Effendi menegaskan, penertiban PKL akan terus dilakukan karena ada sejumlah titik berpotensi tumbuh PKL baru. Kami tak ingin nanti jumlah PKL yang semakin banyak justru menyulitkan pihaknya melakukan penertiban.

Baca  Pemkab Gelontorkan Dana Untuk Wisata Pendakian Ke Gunung Argopuro

“Setiap hari dalam seminggu selalu rutin keliling ke jalur jalur rawan PKL. Prosedurnya tetap. Kami beri peringatan dulu dan jika membandel akan ditertibkan,” katanya.

. (Risty)

Minggu, 8 Desember 2019