Home » Inform » Ratusan Pengungsi Wamena Asal Kabupaten Probolinggo Datang, Pengungsi Wamena Masih Mencekam
Ratusan Pengungsi Wamena Asal Kabupaten Probolinggo Datang, Pengungsi Wamena Masih Mencekam. (Foto: Risty)
Ratusan Pengungsi Wamena Asal Kabupaten Probolinggo Datang, Pengungsi Wamena Masih Mencekam. (Foto: Risty)

Ratusan Pengungsi Wamena Asal Kabupaten Probolinggo Datang, Pengungsi Wamena Masih Mencekam

QARAO.com, Probolinggo – Kembali sebanyak 135 warga Kabupaten Probolinggo pengungsi dampak konflik Wamena, tiba di Pendopo Bupati Probolinggo, Kamis (17/10/2019) malam.

Ratusan warga yang terkatung – katung di pegungsian menunggu antrian pemulangan menggunakan trasportasi gratis dari pemerintah pusat ini, disambut oleh Puput Tantriana Sari, Bupati Probolinggo.

Isak tangis mewarnai antara pengungsi dengan keluarga yang menjemput saat turun dari 2 bus yang disediakan Pemkab setempat.

Sebelum dipulangkan ratusan pengungsi dari 11 kecamatan ke rumahnya, pengungsi terlebih dulu ditemui Bupati dan makan bersama di Pendopo Bupati Jalan Ahmad Yani.

Yuliana (40) asal Desa Kedawung, Kecamatan Leces, mengatakan saat peristiwa kerusuhan terjadi, bersama keluarganya, tiba – tiba datang segerombolan warga pribumi Wamena, sambil berteriak bunuh dan bakar, beruntung keluarga dan teman sekampungnya nyawanya selamat, setelah ditolong oleh pendeta disana, akhirnya gerombolan massa balik.

Baca  Komandan Koramil Baru, Suasana Baru di Koramil 0820/02 Wonoasih

“Sangat mencekam, saat kerusuhan terjadi, massa datang tiba – tiba membakar tempat tinggal dan tempat usahanya, beruntung saat massa mau bakar dan membunuh saya, ada pendeta yang menyelamatkan, dan massa mau kembali” ujar Suliana saat ditemui di pendopo Bupati.

Juga dikatakan Andiono (30) asal Desa Sumber Bulu, Kecamatan Tegalsiwalan, situasi sampai saat ini di Wamena, saat ini antara warga pendatang dan warga Wamena saling bentrok, bahkan tak jarang warga pendatang diculik oleh gerombolan massa, jadi saya memilih balik ke kampung halaman, untuk balik mikir 1000 kali.

Ratusan Pengungsi Wamena Asal Kabupaten Probolinggo Datang, Pengungsi Wamena Masih Mencekam. (Foto: Risty)
Ratusan Pengungsi Wamena Asal Kabupaten Probolinggo Datang, Pengungsi Wamena Masih Mencekam. (Foto: Risty)

“Hingga saat ini situasi disana warga membalas dan bentrok dengan warga Wamena, bahkan tidak jarang warga diculik oleh gerombolan massa disana, jadi saya pilih pulang ke kampung halaman, dari pada menjadi korban” jelas Andiono.

Baca  DKI Gelontorkan Lebih Rp82 M untuk Beli Lem Aibon bagi Sekolah Dasar

Puput Tanriana Sari, Bupati Probolinggo, berharap warga Kabupaten Probolinggo yang sudah datang, untuk tidak kembali lagi ke Wamena, sampai kondisi disana betul-betul kondusif, dan aman.

“Kami berharap ke ratusan warga Kabupaten Probolinggo, untuk tidak kembali ke daerah konflik di Wamena, sampai betul- betul kondisi dinyatakan kondusif” tegas Tanriana saat memberikan konfirmasi ke awak media.

Hampir para pengungsi mengatakan, hingga saat ini, situasi di Wamena Papua masih mencekam, warga lokal melawan aksi anarkisme waega Wamena, bahkan waega lokal disana sudah melakukan aksi penculikan ke warga-warga pendatang.

Hari ini juga, ada 28 warga Kota Probolinggo juga datang dari pengungsian Wamena.

Baca  No Stunting, Pemerintah Kota Gelar Gerakan Massal Timbang Ribuan Balita

[risty]

— via qarao-post

Selasa, 12 November 2019