Home » Terkini » Ribuan Santri dan GP Anshor Demo Puisi Fadli Zon Yang Hina Ulama Dan Demo Lumpuhkan Jalur Pantura
Ribuan Santri dan GP Anshor Demo Puisi Fadli Zon Yang Hina Ulama Dan Demo Lumpuhkan Jalur Pantura (Foto: Risty)

Ribuan Santri dan GP Anshor Demo Puisi Fadli Zon Yang Hina Ulama Dan Demo Lumpuhkan Jalur Pantura

QARAO.com, Probolinggo — Sebagai bentuk protes atas sikap dan ucapan politikis Partai Gerindra, Fadli Zon yang dinilai menghina dan melecehkan kyai NU.

Ribuan anggota Ansor, Banser dan santri Se-Kabupaten Probolinggo, menggelar aksi bela kyai di depan Kantor DPRD Kabupaten Probolinggo, Jalan Raya Panglima Sudirman Kota Kraksaan, Selasa (12/02/19).

Dalam aksi tersebut, massa memampang berbagai poster bernada kecaman terhadap Wakil Ketua DPR Fadli Zon, yang dianggap merendahkan sejumlah kiai NU. Termasuk unggahan puisi “Doa Yang Tertukar” milik Fadli, yang dinilai merendahkan martabat Kiai sepuh Maimun Zubair atau Mustasar PBNU, pada 3 Februari lalu.

Baca Juga  Peran Anggota Kodim 0820/Probolinggo Pada Pasukan Paskibra
Ribuan Santri dan GP Anshor Demo Puisi Fadli Zon Yang Hina Ulama Dan Demo Lumpuhkan Jalur Pantura (Foto: Risty)

“Fadli Zon sudah sering mencela kiai kami. Itu yang sangat kami sayangkan. Karena itu, kami meminta Fadli Zon untuk menghentikan sikapnya mencela dan menghina kiai NU,” jelas Muchlis Ketua PC GP Ansor Kabupaten Probolinggo.

Imbuhnya, jika ada politisi menghina kyai sama saja dengan menghina santri. Bantahan Fadli bahwa ia tidak bermaksud menghina mbah Moen, merupakan bentuk ketakutan sekaligus ingin lepas dari tanggung jawab.

“Luka para santri tidak akan redam tanpa ada permintaan maaf dari politisi itu kepada syaikhona,”paparnya.


Ribuan Santri dan GP Anshor Demo Puisi Fadli Zon Yang Hina Ulama Dan Demo Lumpuhkan Jalur Pantura (Foto: Risty)

Muchlis juga menyebutkan, jika Fadli Zon harus meminta maaf pada Kiai Sepuh Maimun Zubair. “Permintaan maaf jangan lewat media Sosial dan harus datang ke kediamannya (Ponpes Sarang) dalam waktu 5 hari 24 jam,”jelasnya.

Baca Juga  Kebakaran 3 Rumah Tewaskan Seorang Kakek dan 1 Sapi

Sepanjang aksi massa menggelar orasi dan melakukan doa bersama, demi keselamatan bangsa. Selain itu massa juga mengumandangkan lantunan shalawat “Asyghil”.

Pantauan di lapangan, dalam aksi bela Kiai tersebut, membuat jalan Pantura Probolinggo jurusan Banyuwangi macet.

. (Risty)

TerkiniLeft Menu Icon