Home » Global » Rihanna Minta Donald Trump Berhenti Gunakan Lagunya Dalam Kampanye
Rihanna Minta Donald Trump Berhenti Gunakan Lagunya Dalam Kampanye
Rihanna Minta Donald Trump Berhenti Gunakan Lagunya Dalam Kampanye

Rihanna Minta Donald Trump Berhenti Gunakan Lagunya Dalam Kampanye

QARAO.com, Jakarta – Penyanyi Rihanna melalui akun twitternya meminta Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk tidak menggunakan musiknya saat berkampanye.

Dilansir Time, Rihanna menuliskan, “Dont Stop the Music” ketika tahu musiknya dipakai untuk kampanye kandidat senat parta Republik, Marsha Blackburn di Chattanooga, Tennessee. Senin (5/11/2018).

Kepala biro Gedung Putih, Philip Rucker, memberi tahu Rihanna bahwa lagu hitnya itu muncul di acara tersebut.

“Baik saya maupun orang saya tidak akan mau gabung dalam salah satu kampanye tragis itu,” cuit Rihanna membalas pernyataan Rucker. “Terima kasih untuk pemberitahuannya Philip!”

Rihanna Minta Donald Trump Berhenti Gunakan Lagunya Dalam Kampanye
Rihanna Minta Donald Trump Berhenti Gunakan Lagunya Dalam Kampanye

Pada hari sebelumnya, Rihanna menyatakan diri mendukung kandidat dari Partai Demokrat, Andres Gillum untuk menjadi Gubernur Negara Bagian Florida. Menurutnya, Gillum dianggap mempunyai kesempatan untuk membuat sejarah pemilihan.

Baca  VIDEO: Stephen Hillenburg, Pencipta SpongeBob Meninggal Dunia Akibat Penyakit Saraf ALS

“Anda memiliki kesempatan untuk membuat sejarah pemilihan ini,” tulis Rihanna di Instagram. AS hanya memiliki empat gubernur kulit hitam dalam seluruh sejarahnya, dan kami dapat membantu membuat #AndrewGillum jadi yang berikutnya dan yang pertama dari Florida!”

Ternyata Rihanna bukanlah penyanyi pertama yang protes karyanya dipakai di acara Donald Trump. Pekan lalu, Pharrell William keberatan setelah Trump memainkan lagu “Happy” di sebuah rapat umum di Murphysboro, Illinois beberapa jam setelah penembakan mematikan di sebuah sinagog di Pittsburgh.

Rihanna Minta Donald Trump Berhenti Gunakan Lagunya Dalam Kampanye
Rihanna Minta Donald Trump Berhenti Gunakan Lagunya Dalam Kampanye

Pada bulan Agustus, vokalis band Aerosmith Steve Tyler mengirim surat protes ke Gedung Putih setelah Donald Trump menggunakan lagunya yang berjudul “Livin ‘on the Edge” tanpa izin pada kampanye di West Virginia.

Baca  Mengenal Teknologi Drone Okhotnik, Drone Siluman Rusia yang Sangat Mematikan

Tyler sebelumnya pernah meminta Donald Trump dua kali pada tahun 2015 untuk tidak menggunakan lagu hit band-nya “Dream On” selama kampanye kepresidenan.


Sebelumnya, dalam ajang Screen Actors Guild Awards, Sabtu (29/1/2017), sederet aktor Hollywood beramai-ramai menyampaikan kekecewaannya terhadap Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

Aktor Ashton Kutcher, misalnya yang membuka acara penghargaan tersebut dengan menyindir kebijakan Donald Trump mengenai larangan Imigran Muslim masuk ke Amerika. (rnd)

GlobalLeft Menu Icon