Home » Terkini » Rumah Sakit Jiwa Siap Tampung Caleg Gagal yang Depresi Karena Tidak Terpilih
Rumah Sakit Jiwa Siap Tampung Caleg Gagal yang Depresi Karena Tidak Terpilih (Foto: ilustrasi Dok. Tempo)
Rumah Sakit Jiwa Siap Tampung Caleg Gagal yang Depresi Karena Tidak Terpilih (Foto: ilustrasi Dok. Tempo)

Rumah Sakit Jiwa Siap Tampung Caleg Gagal yang Depresi Karena Tidak Terpilih

QARAO.com, Medan – Hampir di semua sudut kota Medan saat ini, banyak terpajang spanduk, baliho, dan pamflet bergambar foto para calon anggota legislatif DPR RI, DPRD maupun DPD RI.

Namun tidak semua caleg itu menang dalam pertarungan politik. Sebagian gagal, bahkan lebih banyak yang kalah.

Dari fenomena tersebut, tidak tertutup kemungkinan, ada dari antara para caleg yang kalah menjadi jatuh sakit karena depresi dan stres berat. Bahkan terserang gangguan kejiwaan.

Suasana di ruang rawat RSJ Mahoni Medan, Selasa (15/1/2019). (Foto: tribun medan)
Suasana di ruang rawat RSJ Mahoni Medan, Selasa (15/1/2019). (Foto: tribun medan)

Untuk menangani masalah ini, Rumah Sakit Jiwa Mahoni Medan siap menampung calon legislatif yang depresi atau mengalami gangguan kejiwaan akibat gagal terpilih melalui Pemilu 2019.

Ketua Yayasan Rumah Sakit Jiwa Mahoni Medan Alvin Syahrial di Medan, Kamis (17/1/2019), mengatakan sebagian caleg yang gagal terpilih cenderung akan mengalami guncangan kejiwaan atau syok karena berbagai faktor setelah pemilihan.

Baca  Gara-gara Beda Pilihan Capres, Pasutri Pilih Cerai Daripada Tidur Bareng

Salah satu gangguan kejiwaan itu, kata dia, akibat uang habis hingga ratusan juta rupiah selama proses hingga akhir pemilihan. 

Oleh karena itu, rumah sakit jiwa swasta yang berdiri sejak tahun 1970 tersebut akan membantu rumah sakit milik pemerintah karena keterbatasan ruangan, dengan menyiapkan empat kamar VIP dan enam kamar kelas I guna memfasilitasi penyembuhan bagi para caleg yang depresi akibat gagal terpilih.

Nantinya, para pasien akan diawasi oleh belasan dokter dan perawat yang biasa menangani pasien depresi akibat masalah temporer seperti gagal terpilih dalam pemilu itu. 

Selama proses penyembuhan, selain diberi obat penenang, pasien juga diterapi dengan melakukan aktivitas religi, olahraga, serta diberi motivasi untuk bisa kembali bangkit dan menatap masa depan.

Baca  VIDEO: Kecewa Tidak Terpilih, Caleg Gagal Bongkar Makam Warga di Takalar

“Dalam kamar kelas VIP, pasien akan dibuat senyaman mungkin, seperti sedang berada di rumah, dengan fasilitas televisi, pendingin ruangan, kamar mandi, serta kursi tamu bagi keluarga yang ingin menjenguk,” kata Alvin.

Alvin menerangkan berdasarkan pengalaman sebelumnya, seperti Pemilu 2014, RSJ Mahoni menampung dua pasien caleg gagal terpilih yang sempat dirawat hampir dua pekan serta puluhan caleg gagal yang berobat jalan untuk mengatasi gangguan mental atau depresi.

“Lama perawatan tergantung pada berat atau tidaknya depresi atau syok yang dialami si pasien,” kata dia.

Rumah Sakit Jiwa Siap Tampung Caleg Gagal yang Depresi Karena Tidak Terpilih (Foto: ilustrasi Dok. Tempo)
Rumah Sakit Jiwa Siap Tampung Caleg Gagal yang Depresi Karena Tidak Terpilih (Foto: ilustrasi Dok. Tempo)

Berbeda dengan RSJ Mahoni, manajemen RSJ Prof Dr M Ildrem mengaku tidak melakukan persiapan yang khusus.

Baca  VIDEO: Gempa Kembali Mengguncang Lombok

Namun, mereka menjamin siap menampung kedatangan para caleg kalah yang sakit gangguan kejiwaan kapanpun.

“Prinsipnya, siapapun yang datang pasti kita terima. Namun, perlu diingat, RSJ Prof Dr M Ildrem adalah rumah sakit tipe A. Kita hanya melayani pasien BPJS Kesehatan yang rujukan atau pasien umum,” ujar dr Sabrina br Tarigan MARS, Wakil Direktur RSJ Prof Dr Ildrem, Selasa (15/1/2019).

Dikatakan Sabrina, RSJ M Ildrem memiliki 450 ranjang rawat inap, dan saat ini ranjang yang terisi pasien baru berjumlah sekitar 300. (rnd)

Selasa, 12 November 2019