Home » Terkini » Sambut Ramadan, Warga Merangin Jambi Lakukan Tradisi Bantai Kerbau
Sambut Ramadan, Warga Merangin Jambi Lakukan Tradisi Bantai Kerbau (Foto: viva)
Sambut Ramadan, Warga Merangin Jambi Lakukan Tradisi Bantai Kerbau (Foto: viva)

Sambut Ramadan, Warga Merangin Jambi Lakukan Tradisi Bantai Kerbau

QARAO.com, Merangin – Warga di Kabupaten Merangin Jambi punya tradisi untuk menyambut masuknya bulan suci Ramadan, yaitu tradisi bantai kerbau.

Sambut Ramadan, Warga Merangin Jambi Lakukan Tradisi Bantai Kerbau (Foto: viva)
Sambut Ramadan, Warga Merangin Jambi Lakukan Tradisi Bantai Kerbau (Foto: viva)

Bantai adalah istilah yang digunakan masyarakat untuk memotong sejumlah kerbau secara bersamaan untuk persiapan Ramadan.

Layaknya Hari Raya Idul Adha, mereka menyembelih Kerbau secara massal kemudian dijual murah ke warga, ada juga yang dibagi gratis.

Bantai kerbau ini merupakan tradisi adat turun temurun Muaro Panco yang dilakukan sekali setahun atau sehari sebelum Ramadhan tiba.

Sebelum disembelih, semua kerbau terlebih dahulu dikumpulkan dan diikat di lokasi lapang. Proses pembantaian biasanya dilakukan pada dini hari antara pukul 03.00 WIB hingga menjelang Subuh. 

Baca  VIDEO: Panjat Pagar Kantor Walikota dan Tantang Duel Petugas, Anggota LSM Dilaporkan ke Polisi

Usai disembelih, warga bersama-sama membagi-bagikan daging kerbau tersebut.

Tak hanya warga yang membeli secara berkelompok, warga yang tidak mampu membeli daging juga ikut mendapat jatah kerbau hasil pembantaian itu.

Sementara itu pemilik Kerbau mendapatkan jatah daging Kerbau, dan akan dibagikan gratis kepada sanak saudaranya masing-masing.

Sambut Ramadan, Warga Merangin Jambi Lakukan Tradisi Bantai Kerbau (Foto: viva)
Sambut Ramadan, Warga Merangin Jambi Lakukan Tradisi Bantai Kerbau (Foto: viva)

Pelaksanaan tradisi Bantai ini juga tidak sembarangan, dibuka sebelum adanya perintah kesepakatan adat setempat. Sebelum dilakukan tradisi pembantaian kerbau, terlebih dahulu membaca doa bersama di tanah lapang.

Tradisi tahunan ini tentu sangat menarik perhatian masyarakat sekitar. Warga pun antusias menyaksikan kemeriahan tradisi tahunan ini. (rnd)

Sabtu, 19 Oktober 2019