Home » Inform » Satia Putra Bocah Obesitas Asal Karawang Meninggal Dunia, Berat Badan 110 Kg
Permintaan Terakhir Satia Putra, Bocah Obesitas Asal Karawang Sebelum Meninggal Dunia. (foto: tribunnews)
Permintaan Terakhir Satia Putra, Bocah Obesitas Asal Karawang Sebelum Meninggal Dunia. (foto: tribunnews)

Satia Putra Bocah Obesitas Asal Karawang Meninggal Dunia, Berat Badan 110 Kg

QARAO.com, Karawang – Satia Putra (7) bocah obesitas dengan berat badan mencapai 110 kilogram meninggal dunia di rumahnya Desa Pasirjaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (28/9/19) malam, pukul 21.00 WIB. 

Satia Putra Bocah Obesitas Asal Karawang Meninggal Dunia, Berat Badan 110 Kg. (foto: sindonews)
Satia Putra Bocah Obesitas Asal Karawang Meninggal Dunia, Berat Badan 110 Kg. (foto: sindonews)

Menurut Sarli, ayah Satia, Satia meninggal setelah sempat mengalami sesak napas. Sebelum meninggal anaknya memang mengeluhkan sakit sesak napas.

Atas keluhan anaknya, Sarli lalu meminjam becak motor untuk membawa anaknya ke rumah sakit. Namun Satia meninggal sebelum sempat dibawa ke rumah sakit. 

“Baru juga saya bersihkan cator tapi anak saya sudah keburu meninggal dunia,” kata Sarli, Minggu (29/9/19).

Baca  Ucapan Terimakasih Dari Masyarakat Sukodadi untuk Pak Koramil 0820/16 Paiton

Satia meninggal dengan berat badan mencapai 110 kilogram. Sebelumnya berat badannya sempat turun 97 kilogram ketika keluar dari rumah sakit, namun kemudian berat badannya naik lagi hingga 110 kilogram.  

Satia Putra Bocah Obesitas Asal Karawang Meninggal Dunia, Berat Badan 110 Kg. (foto: tribunnews)
Satia Putra Bocah Obesitas Asal Karawang Meninggal Dunia, Berat Badan 110 Kg. (foto: tribunnews)

Meninggalnya bocah obesitas tersebut, menambah daftar panjang kasus kematian warga Karawang yang mengalami masalah berat badan ekstrem. 

Berdasarkan data Dinas Kesehatan setempat, ada empat warga yang mengalami obesitas. Dari empat bocah itu, tiga di antaranya meninggal dunia.

Empat warga yang mengalami obesitas ini, yaitu, Arya Permana (13 tahun), warga Cipurwasari, Kecamatan Tegalwaru. Saat ditemukan kali pertama, berat badan Arya mencapai 192 kilogram. Setelah menjalani diet sehat dan perawatan dokter, kini berat badannya turun menjadi 91 kilogram.

Baca  Kodim 0820/Probolinggo Bersama POMDAM V/Brw Selenggarakan Pembuatan SIM TNI untuk Anggota

Kemudian, Yudi Hermanto, asal Desa Sirnabaya, Kecamatan Telukjambe Timur. Berat badan Yudi, mencapai 310 kilogram. Pada Desember 2017 lalu, Yudi mengalami sesak napas dan kejang-kejang. Lalu, dia meninggal dunia.

Sunarti (39 tahun) warga obesitas asal Desa Cibalongsari, Kecamatan Klari. Berat badan Sunarti, mencapai 148 kilogram. Dia meninggal dunia pada awal Maret 2019, setelah sebelumnya menjalani perawatan di RSHS.

Kemudian, yang terakhir adalah Satia Putra. Bocah usia tujuh tahun ini, kali pertama ditemukan berat badannya mencapai 101 kilogram. Kemudian, turun menjadi 97 kilogram. 

Tetapi, setelah itu berat badannya naik lagi menjadi 110 kilogram, sampai bocah ini menghembuskan nafasnya pada Sabtu malam (28/9/19). (rnd)

Kamis, 14 November 2019