Home » Terkini » Sebar Hoaks Tsunami Karawang, Atlet Voli Tarkam Diamankan Polisi
Sebar Hoaks Tsunami Karawang, Atlet Voli Tarkam Diamankan Polisi (Foto: detikcom)
Sebar Hoaks Tsunami Karawang, Atlet Voli Tarkam Diamankan Polisi (Foto: detikcom)

Sebar Hoaks Tsunami Karawang, Atlet Voli Tarkam Diamankan Polisi

QARAO.com, Karawang – Polisi mengamankan Doni (25), atlet voli antar kampung (tarkam) yang diduga menyebarkan informasi hoaks soal tsunami di pesisir Karawang. 

Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya mengungkapkan, penyidik Unit Tipiter Satreskrim Polres Karawang tengah memeriksa Doni yang diduga kuat menyebarkan berita tidak benar mengenai kemungkinan tsunami di pantai-pantai Karawang.

“Untuk sementara kami masih melakukan pemeriksaan. Masih kami dalami apakah terdapat unsur pidana,” kata Slamet, Jumat (4/1/2018).

Sebar Hoaks Tsunami Karawang, Atlet Voli Tarkam Diamankan Polisi (Foto: detikcom)
Sebar Hoaks Tsunami Karawang, Atlet Voli Tarkam Diamankan Polisi (Foto: detikcom)

Polisi menilai unggahan Doni yang viral menyebabkan pengelola tempat wisata rugi karena sepi saat liburan tahun baru.

“Kita melihat, unggahan yang bersangkutan menyebabkan keresahan di masyarakat. Sehingga pantai sepi saat liburan tahun baru, tidak seperti biasanya (selalu ramai),” kata Kapolres Karawang AKBP Slamet Waloya saar jumpa pers di Mapolres Karawang, Jumat (4/1/2019). 

Baca  Apresiasi Rangkaian Proses Pemilu, Aliansi BEM DKI: Siapapun yang Provokasi Akan Berhadapan dengan Mahasiswa
Sebar Hoaks Tsunami Karawang, Atlet Voli Tarkam Diamankan Polisi (Foto: istimewa)
Sebar Hoaks Tsunami Karawang, Atlet Voli Tarkam Diamankan Polisi (Foto: istimewa)

Doni membuat geger jagat maya setelah menggunggah informasi soal luapan air laut di pantura Jawa Barat. 

Doni menyebut Pantai Pondok Bali di Desa Mayangan, Kecamatan Legokkulon, Kabupaten Subang telah diterjang air laut. 

Doni kemudian mengimbau warga di pesisir karawang untuk waspada, sebab gelombang tsunami bisa kapan saja menerjang. 

Berikut unggahan Doni di grup Facebook Karawang Info:

“Ass..wrwb..

Mohon ijin giat Laporan WASPADA

TSUNAMI.

diberitahukan kepada seluruh warga karawang khususnya yang ada atau

yang punya saudara saudara di dekat pantai antara lain:

Tanjung pakis

Samudra baru

Pantai sadari

Pantai pisangan

Pantai matahari

Pantai ciparage

Pantai tanjungbaru

Pantai pasir putih cilempung

Dan semuanya yg ada di KM 20

kepantai mohon diinformasikan unt

keluarga atau handay tolan semuanya

agar waspada siaga TSUNAMI karena sekarang WISATA PONDOK BALI

Baca  VIDEO: Tak Sengaja Menumpahkan Minyak Thinner, Bengkel Mobil Terbakar di Karangasem Bali

AIRNYA SUDAH MELUAP.

semoga kita semua dilindungi allah 

swt…amiin yarobal alamin.”

Unggahan yang di-posting pascatsunami yang menerjang Banten dan Lampung  itu, kata dia, telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Unggahan itu menimbulkan semacam keresahan, sehingga pantai-pantai di Karawang pada tahun baru kemarin sepi,” katanya.

Slamet mengimbau masyarakat tidak asal menyebarkan informasi tanpa menelusuri sumber yang jelas dan kebenarannya dari pihak berwenang.

Slamet menuturkan, unggahan Doni mendapat banyak tanggapan dari publik. Untuk memastikan informasi tersebut, Slamet memerintahkan anggotanya untuk mengecek kondisi pesisir utara Karawang. 

“Kita mengecek langsung ke sana. Kita pastikan informasi potensi Tsunami yang diposting tidak benar,” kata dia. 

Unggahan informasi hoaks tersebut, kata Slamet dinilai berdampak luas. Bahkan ditengarai merugikan pengelola wisata di pantai-pantai Karawang.

Baca  Tekan Laka Lantas Anak-Anak, Satlantas Polres Probolinggo Bagikan 1000 Helm Kecil

“Jika ditemukan unsur pidana kita kenakan undang – undang ITE kepada yang bersangkutan,” kata Slamet. 

Sementara itu, Doni yang kerap menjadi atlet voli itu mengaku hanya sekadar mempertanyakan pesan di grup WA dan meminta maaf atas uanggahannya itu. Ia mengaku tidak bermaksud menyebarkan informasi hoaks.

“Saya meminta maaf kepada masyarakat dan Polres Karawang. Saya tidak berniat sedikit pun untuk menyebar berita hoaks,” ucap dia.

Doni menyangkal telah menulis informasi tsunami di pesisir Karawang. Ia mengaku pesan itu berasal dari broadcast whatsapp. 

“Saya hanya membagikan ulang pesan berantai dari grup whatsapp. Itu bukan tulisan saya. Saya cuma meneruskan saja. awalnya broadcast whatsapp lalu copas, nggak niat sedikitpun sebar hoaks,” kata Dhonny kepada awak media. (rnd)

Selasa, 20 Agustus 2019