Home » Terkini » Tarif Masuk Naik Tidak Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan Ke Gunung Bromo
Tarif Masuk Naik Tidak Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan Ke Gunung Bromo. (Foto: Risty)
Tarif Masuk Naik Tidak Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan Ke Gunung Bromo. (Foto: Risty)

Tarif Masuk Naik Tidak Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan Ke Gunung Bromo

QARAO.com, Probolinggo – Kenaikan tarif masuk wisatawan nusantara ke areal Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), yang diberlakukan per 1 Juni 2019 lalu.

Tarif Masuk Naik Tidak Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan Ke Gunung Bromo. (Foto: Risty)
Tarif Masuk Naik Tidak Mempengaruhi Kunjungan Wisatawan Ke Gunung Bromo. (Foto: Risty)

Rupanya tak begitu berdampak, bagi animo wisatawan nusantara yang berkunjung ke areal obyek wisata alam setempat.

Hal itu dibuktikan, masih banyaknya Wisnu yang berlibur ke kawasan obyek wisata Gunung Bromo, pada libur lebaran Idul Fitri 1440 hijriah, tahun 2019.

Bahkan, Kepala Seksi Wilayah 1 Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Sarmin mengatakan, animo wisatawan nusantara yang berlibur ke Gunung Bromo naik 100 persen.

Sekitar 5 ribu wisatawan nusantara, memadati areal obyek wisata Gunung Bromo pada libur lebaran lalu, dan puncaknya terjadi pada H+2 lebaran.

Baca  Unik 500 Kuda Ojek Bromo Ikuti Lomba Pacuan Kecepatan di Lautan Pasir

“Walau ada kenaikan tarif, tetap banyak wisatawan nusantara yang berkunjung ke Gunung Bromo. Bisa dikatakan tak ada dampaknya, karena animo wisatawan tetap banyak saat libur lebaran tahun lalu,”terang Sarmin via selulernya, Kamis (13/6/2019).

Imbuh Sarmin, jika pada libur lebaran kali ini sektor wisata di Gunung Bromo berjalan lancar, tanpa adanya accident.

“Saat ini wisatawan sebetulnya masih ramai karena tengah High Season, namun seiring telah masuk kerja dan sekolah tentunya mulai berangsur turun,”pungkasnya.

Hal senada disampaikan, Choirul Umam, salah seorang penyedia jasa sewa jeep Gunung Bromo. Menurutnya, meski ada kenaikan tarif namun animo wisatawan nusantara ke Gunung Bromo masih tinggi.

Baca  Truk Sarat Muatan Pupuk Lindas Pemotor, Ibu Tewas Anak Kritis

Disebutkan Umam, meski sebagian penyewa jasa jeep telah menaikkan tarif angkutan, namun masih banyak wisatawan nusantara yang berminat.

“Untuk ampak kenaikan tarif masuk Bromo, kayaknya tidak ada. Karena pas libur lebaran, masih banyak wisatawan yang datang. Mereka juga banyak yang sewa jeep kita,”ungkapnya.

Umam menjelaskan, tarif normal jeep untuk sekali perjalanan ke obyek wisata Gunung Bromo biasanya sekitar  Rp 500 ribu. Namun lantaran momen liburan, harganya pun akan naik seiring tingginya permintaan pelanggan.

“Biasanya tarif normal sekitar Rp 500 ribu, tapi pas liburan biasanya ada yang naikkan tarif sampai Rp 700 ribu. Namun masih wajar, karena permintaan juga meningkat,”jelasnya.

Baca  Sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi, Pulang ke Haribaan Ibu Pertiwi

Sekedar informasi, kenaikan tarif masuk areal BBTNBTS yang diberlakukan sejak 1 Juni lalu, sekitar Rp 1.500 dari besaran tarif sebelumnya.

Kenaikan tarif sendiri, hanya diberlakukan bagi wisatawan nusantara naik dari Rp 27.500 menjadi Rp 29.000 di hari kerja sedangkan tarif pada hari libur naik dari Rp 32.500 menjadi Rp 34.000. (Risty)

Selasa, 22 Oktober 2019