Home » Inform » Tekan Balap Liar, Polresta Probolinggo Gelar Drag Bike
Tekan Balap Liar, Polresta Probolinggo Gelar Drag Bike. (Foto: Risty)
Tekan Balap Liar, Polresta Probolinggo Gelar Drag Bike. (Foto: Risty)

Tekan Balap Liar, Polresta Probolinggo Gelar Drag Bike

QARAO.com, Probolinggo – Meminimalisir aksi kebut — kebutan di jalan, maupun aksi balap liar yang kerap dilakukan kalangan anak muda. Ajang balap Drag Bike Kapolresta digelar di kota Probolinggo, Senin (16/9/2019).

Sirkuit balap yang berlokasi di Jalan Mastrip, dengan trek lurus sejauh 200 meter itu, menjadi ajang adu nyali dan skill sejumlah pembalap, yang berasal dari berbagai daerah di Jatim tersebut.

Sedikitnya 100 pembalap, ikut dalam gelaran Drag Bike. Para peserta terbagi dalam beberapa kelas motor, diantaranya kelas bebek sport 2 Tak, kelas bebek sport 4 Tak, sport 2 tak dan Matic, 116 sampai 200 CC.

Baca  Hari Santri Nasional, Polres Probolinggo Gelar Bakti Sosial Ke Warga Pulau Gili Ketapang

Mereka saling beradu kecepatan, dalam gelaran balap yang dimulai sejak Senin pagi pukul 09 : 00 hingga sore itu.

Tak hanya peserta dewasa, balap Drag Bike itu juga diikuti oleh sejumlah pembalap muda usia belasan tahun, serta diikuti juga para pembalap wanita.

Salah seorang pembalap Drag Bike, asal Probolinggo, Prasetyo mengaku sudah kerap ikut ajang balap Drag Bike, oleh karenanya dengan digelarnya di Kota Probolinggo menjadi wadah tersendiri bagi dirinya dan pembalap drag bike lainnya

Tekan Balap Liar, Polresta Probolinggo Gelar Drag Bike. (Foto: Risty)
Tekan Balap Liar, Polresta Probolinggo Gelar Drag Bike. (Foto: Risty)

“Kalo balap Drag Bike sendiri, sudah sering ikut. Ini yang di Probolinggo, sudah kedua kalinya,”ungkapnya.

Baca  Tanam Jiwa Nasionalisme Babinsa 0820/13 Krejengan Latih PBB Ibu - Ibu PKK

Sementara Wakapolresta Probolinggo, Kompol Ahmad Pauji menyampaikan, ajang balap Drag Bike digelar guna meminimalisir maraknya aksi balap liar di kota Probolinggo.

Selain itu, tujuan lainnya yakni mencari bibit pembalap baru, khususnya usia muda untuk nantinya dilakukan pembinaan, agar bisa menjadi pembalap profesional, dan mampu bersaing di tingkat Nasional bahkan internasional.

“Drag Bike ini, guna mencari bakat — bakat pembalap baru.

[risty] — via qarao-post

Sabtu, 19 Oktober 2019